Kenapa ya Ramadhan waktu kecil rasanya seru?

3/8 Diedit ke

... Baca selengkapnyaRamadhan memang selalu membawa kenangan manis, terutama saat masa kecil di mana segala situasi terasa lebih sederhana dan menyenangkan. Saya pribadi sangat merindukan saat-saat ngabuburit bersama teman-teman di sore hari. Aktivitas ini bukan hanya soal menunggu waktu berbuka, tapi juga moment saling bercengkerama sambil berjalan-jalan di sekitar lingkungan yang penuh semangat Ramadhan. Selain ngabuburit, main petasan kecil juga menjadi hal yang tak terlupakan. Suara letupan kecil yang mengiringi keseruan ini seringkali membuat malam Ramadhan terasa lebih hidup dan meriah. Tentu saja, ini dilakukan dengan cara yang aman dan diawasi orang tua untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tarawih berjamaah di masjid juga menyimpan kenangan tersendiri. Mengikuti salat tarawih secara ramai-ramai memberi rasa kebersamaan dan kekhusyukan yang sulit tergantikan. Suasana hangat dan penuh doa itu semakin memperkuat ikatan antar warga yang menjalankan ibadah bersama. Menunggu pembagian takjil gratis pun menjadi hal yang dinanti-nanti. Selain mendapatkan makanan berbuka secara cuma-cuma, ini juga menjadi ajang berbagi kebahagiaan antar sesama selama Ramadhan. Memasuki masa dewasa, kesibukan pekerjaan dan tanggung jawab lain memang kadang membuat kita lupa menikmati momen Ramadhan seperti dulu. Namun, saya percaya dengan menyempatkan waktu berkumpul dengan keluarga dan sahabat serta tetap menjalankan tradisi kecil seperti ngabuburit atau tarawih bersama, kita bisa menjaga semangat Ramadhan masa kecil tetap hidup dalam hati. Bagaimana dengan pengalaman kamu? Apa momen Ramadhan waktu kecil yang paling kamu rindukan dan ingin kamu hidupkan kembali?

8 komentar

Gambar 𝑴𝒊𝒂 ❤️
𝑴𝒊𝒂 ❤️

Iyah bener kak🥺 dulu waktu kecil pernah kepikiran cepet besar ehh udah besar pengen balik kecil lagi ..

Lihat lainnya(2)
Gambar Husnul Amaliah
Husnul Amaliah

kangen ramadhan waktu kecil masih bisa rame-rame skrng vibesnya udah beda yaa..

Lihat lainnya(2)