SAWO MANILA
Sawo Manila mudah dijumpai di Indonesia sekalipun sawo ini berasal dari Mexico.Hampir semua daerah di Indonesia bisa ditumbuhi tanaman ini,karena mudah beradaptasi dengan tanah Indonesia.Perawatannya pun sangat mudah!!
Yuk tanam dipekarangan kalian....
Aku dulu juga sempat bingung, buah apakah ini yang kulitnya coklat, dagingnya kekuningan, dan rasanya super manis? Ternyata itu sawo manila. Sekarang malah jadi salah satu buah favorit di rumah karena gampang dirawat dan enak dimakan kapan saja. Ciri sawo manila matang biasanya kulitnya berwarna coklat ke kuning, teksturnya agak empuk saat ditekan lembut, dan getah di kulitnya sudah berkurang. Kalau kamu belah buah sawo manila yang matang, bagian dalamnya akan tampak kuning kecoklatan, lembut, dan basah. Bijinya berwarna coklat tua, mengkilap, dan cukup besar. Sawo manila segar punya aroma manis yang khas dan rasa legit, mirip karamel alami. Kalau ketemu sawo manila kuning kemerahan atau sawo manila merah, biasanya itu sudah mendekati matang penuh. Tapi jangan tertipu warna saja, tetap cek dengan cara dipegang dan sedikit ditekan. Kalau masih keras banget, lebih baik disimpan dulu 1–2 hari sampai teksturnya melunak. Di rumah, aku biasanya membungkus buah sawo manila dengan kertas dan menyimpannya di suhu ruang supaya cepat matang merata. Buat yang penasaran sawo manila obat apa, di beberapa daerah buah ini sering dipakai sebagai buah pendamping untuk menjaga daya tahan tubuh karena kandungan vitaminnya. Daging buahnya yang lembut juga enak untuk orang yang sedang pemulihan, bisa dimakan langsung atau dijadikan jus tanpa gula tambahan karena sudah manis alami. Tapi kalau kamu punya kondisi kesehatan tertentu, tetap lebih baik konsultasi ke tenaga medis dulu ya, jangan jadikan sawo sebagai pengganti obat. Kalau mau menanam di pekarangan, pilih saja buah sawo manila matang, ambil bijinya, cuci bersih, lalu jemur sebentar sampai tidak terlalu basah. Tanam di tanah gembur yang kena matahari cukup. Tanaman ini terkenal gampang beradaptasi, jadi di banyak daerah Indonesia sawo manila bisa tumbuh subur. Yang penting, saat masih kecil jangan lupa disiram rutin dan dijauhkan dari genangan air. Sekarang setiap kali lihat sawo manila coklat di pasar, aku sudah bisa bedain mana yang matang, mana yang masih mentah. Kuncinya: warna kulit coklat kekuningan, tekstur sedikit empuk, dan tidak terlalu banyak getah putih di kulit. Kalau kamu baru pertama kali beli, coba beli beberapa buah dengan tingkat kematangan berbeda, taruh di rumah, lalu perhatikan perubahan warna dan teksturnya. Dari situ kamu akan lebih paham karakter buah sawo manila ini. Menurutku, punya pohon sawo manila di rumah itu seru banget. Saat musim panen, bisa langsung petik buah sawo manila matang dari pohon, dibelah, dan dimakan bareng keluarga. Rasanya lebih nikmat karena kita tahu proses menanamnya dari awal.
