iKC istana kado collection 🎁
by : Ustd.AdiHidayat
Puasa merupakan ibadah yang mengajarkan kesabaran dan ketakwaan. Dari pengalaman pribadi, saya merasakan betul bagaimana puasa tidak hanya menahan haus dan lapar, tapi juga menahan segala hal yang bisa membatalkannya termasuk menahan syahwat. Hal ini sejalan dengan hadis qudsi yang menyatakan bahwa puasa yang dilakukan dengan penuh keikhlasan untuk Allah akan mendapatkan balasan khusus dari-Nya. Saat berbuka, kebahagiaan yang dirasakan bukan sekadar hilangnya rasa lapar dan dahaga, melainkan juga merupakan nikmat spiritual yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan duniawi lainnya. Saya pernah merasakan momen ketika berbuka di bulan Ramadan, bagaimana semua kesulitan seharian terasa terbayar lunas dengan kesyukuran dan ketenangan yang mendalam. Lebih lanjut, hadis tersebut menyebutkan kebahagiaan kedua yaitu saat bertemu dengan Rabb-nya. Ini memberikan saya motivasi tambahan untuk menjalani puasa dengan penuh kesadaran dan niat yang tulus, karena ada janji pahala besar yang menanti di akhirat. Selain itu, doa saat berbuka sangat dianjurkan dan diyakini mustajab, karena saat itu merupakan waktu di mana Allah memberikan kesempatan untuk mengabulkan permohonan. Dari sudut pandang pribadi, saya menyarankan untuk menjadikan puasa sebagai ajang evaluasi diri, bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari hal-hal negatif seperti emosi dan perbuatan yang tidak baik. Dengan begitu, kebahagiaan yang dijanjikan tidak hanya sekadar janji, tetapi juga bisa dirasakan setiap hari selama menjalani ibadah puasa.






































