Bapa Engkau Sungguh Baik, terima kasih

2025/12/12 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali dengar lagu "Bapa Engkau Sungguh Baik", bagian lirik "kasih-Mu melimpah di hidupku" itu benar-benar ngena di hati. Aku jadi ngeh kalau sering banget fokus sama hal yang belum aku punya, sampai lupa berterima kasih buat berkat yang Tuhan sudah sediakan hari ini. Biasanya kalau lagi doa pribadi, aku mulai dengan kalimat sederhana seperti, "Bapa, Engkau sungguh baik, aku berterima kasih buat hari ini". Ternyata, kebiasaan kecil ini pelan-pelan mengubah cara pandangku. Hal-hal yang tadinya kelihatan sepele, kayak udara yang bisa kupakai buat bernapas, keluarga yang masih lengkap, sampai makanan yang bisa kumakan, semuanya jadi kelihatan sebagai bukti kasih-Nya yang melimpah. Buat kamu yang suka lirik pujian seperti "Bapa Engkau Sungguh Baik", "Yang Terutama", atau "Bapa Ajarku Selalu Hormati-Mu", kamu bisa pakai potongan lirik itu sebagai bahan renungan harian. Misalnya, waktu nyanyi bagian "Bapa, ku berterima kasih", coba sebut satu per satu hal yang kamu syukuri hari itu. Nggak harus hal besar, cukup jujur sama Tuhan: pekerjaan, teman yang menguatkan, bahkan proses sulit yang bikin kamu belajar bergantung sama Dia. Aku juga pernah tulis lirik di jurnal doa. Misalnya, aku tulis: "Bapa Engkau sungguh baik, kasih-Mu melimpah di hidupku" lalu di bawahnya aku tulis bukti kasih Tuhan hari itu. Cara ini bantu aku ingat bahwa berkat-Nya bukan cuma soal hal materi, tapi juga damai sejahtera, pengampunan, dan kekuatan waktu lagi lemah. Kalau kamu lagi cari lirik lagu pujian rohani untuk saat teduh, lagu-lagu bertema syukur seperti "Bersyukur kepada Tuhan" juga bisa jadi pengingat untuk nggak cuma datang ke Tuhan waktu butuh bantuan, tapi juga waktu hati lagi penuh ucapan syukur. Dengan begitu, lirik bukan cuma dihafal, tapi benar-benar dihidupi. Intinya, buatku, kalimat sederhana "Bapa Engkau sungguh baik" itu bukan cuma bagian dari lagu, tapi jadi sikap hati setiap hari. Di tengah berkat yang terlihat maupun pergumulan yang belum selesai, aku belajar berkata, "Bapa, ku berterima kasih, sebab kasih-Mu tetap melimpah di hidupku."