Gimana sih posisi kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia dibanding negara tetangga? 🫣
Rilis data dari EF English Proficiency Index 2025 menunjukkan kalau Indonesia berada di posisi kelima di Asia Tenggara dengan skor 471, masuk ke dalam indikator Low Proficiency. Sementara itu, posisi puncak dipimpin oleh Singapura, disusul Malaysia di posisi kedua, dan Filipina di posisi ketiga.
Angka ini bisa jadi refleksi penting buat kita semua. Ternyata, tantangan untuk meratakan kemampuan bahasa global di Indonesia masih cukup besar.
Menurut kalian, langkah kecil apa yang bisa kita mulai dari diri sendiri buat ningkatin kemampuan ini?
#bahasa #english #bahasainggris #belajarbahasainggris #bilingual
Melihat posisi Indonesia yang ada di urutan kelima dengan skor 471 dalam EF English Proficiency Index, tentu ada ruang besar untuk peningkatan kemampuan bahasa Inggris di masyarakat kita. Pengalaman pribadi saya, salah satu cara paling efektif untuk memperbaiki kemampuan bahasa Inggris adalah dengan membiasakan diri untuk berinteraksi secara konsisten dalam bahasa tersebut, baik melalui menonton film, mendengarkan podcast, maupun praktik berbicara sehari-hari. Selain itu, penggunaan platform belajar bahasa Inggris online dapat menjadi solusi praktis dan fleksibel. Tools seperti aplikasi pembelajaran, grup diskusi bahasa Inggris di media sosial, hingga komunitas lokal yang rutin melakukan sesi latihan bahasa bisa sangat membantu. Dari pengalaman saya, latihan kecil seperti membiasakan diri berbicara dalam bahasa Inggris selama 10-15 menit per hari sudah memberikan dampak positif yang signifikan dalam waktu beberapa bulan. Kita juga harus menyadari faktor lingkungan sekitar. Ketika lingkungan atau teman-teman sekitar juga tertarik untuk belajar bahasa Inggris bersama, motivasi dan konsistensi belajar akan meningkat sehingga mempercepat progres kemampuan berbahasa. Selanjutnya, data dari EF English Proficiency Index menunjukkan Singapura, Malaysia, dan Filipina menduduki posisi teratas di Asia Tenggara. Kita bisa mencontoh metode belajar dan kebijakan bahasa yang diterapkan di negara-negara tersebut yang fokus pada praktik bahasa Inggris sejak dini di sekolah dan lingkungan sehari-hari. Dengan kesadaran bahwa kemampuan bahasa Inggris masih perlu ditingkatkan secara merata di Indonesia, setiap langkah kecil dari individu—seperti menambah waktu praktik, mencari teman belajar, dan menggunakan media berbahasa Inggris—memiliki nilai penting. Semoga dengan berbagi pengalaman ini, semakin banyak dari kita yang terdorong untuk aktif belajar dan memperbaiki kemampuan bahasa Inggris sehingga dapat bersaing di tingkat regional bahkan global.







