CEO yang menyamar
Ceo mam bubur pinggiran dulu gengs 🤣
ceo team bubur di uwek" campur" 👻😂
Jadi ceritanya hari itu gue lagi pengin banget makan bubur ayam eund3ul yang harganya cuma 11K saja, terus tiba-tiba kepikiran ide: gimana kalau sok-sokan nyamar jadi “CEO bubur pinggiran”? Bukan miliarder beneran sih, cuma feeling-nya dibuat kayak bos besar yang lagi turun ke lapangan. Gue datang pake gaya sedikit rapi dikit, padahal ujung-ujungnya cuma mau duduk di bangku plastik pinggir jalan. Dalam hati ngomong sendiri: “Hari ini, seorang CEO yang menyamar turun langsung cek kualitas bubur tim uwek-uwek campur-campur.” Keliatannya lebay, tapi justru di situ lucunya. Pas pesen, gue mulai bikin kata-kata ceo menyamar lucu ala gue sendiri. Misalnya: - “Mas, tolong buburnya di-manage dengan baik ya, toppingnya harus seimbang, ini investasi sarapan saya.” - “Level pedas sambal harap disesuaikan dengan KPI lidah saya.” - “Kita naikkan valuasi bubur ini dengan tambahan cakwe dan ati ampela, gimana setuju?” Dalam hati ketawa sendiri, berasa kayak miliarder menyamar jadi satpam atau karyawan biasa di acara TV, padahal kenyataannya cuma orang lapar yang butuh sarapan murah meriah. Tapi sensasi pura-pura jadi bos turun ke lapangan itu seru juga. Rasanya bubur ayam 11K jadi kerasa spesial, kayak menu eksklusif tapi versi pinggiran. Buburnya sendiri tipe tim bubur di-uwek campur-campur, semua topping diaduk sampai nyatu: suwiran ayam, kerupuk, sambal, kecap, bawang goreng, dan kuah kaldunya. Menurut gue, justru di situ seninya—semua chaos tapi enak. Kalau lagi nyamar jadi CEO, gue suka pura-pura review: tekstur oke, rasa gurih pas, harga sangat kompetitif. Buat yang mau ikutan vibes ceo yang menyamar, kamu bisa coba juga: nyamar jadi bos besar tapi makan di warung sederhana. Foto dulu tulisan harga kayak “BUBUR AYAM EUND3UL, HARGANYA 11K SAJOO”, terus bikin caption kocak versi kamu. Bisa pakai gaya cerita “miliarder menyamar jadi satpam” tapi versi tukang bubur, kasir minimarket, atau abang kopi pinggir jalan. Intinya, nggak harus kaya dulu buat ngerasain serunya jadi CEO. Kadang cukup duduk di pinggir jalan, makan bubur hangat, terus bikin skenario lucu di kepala sendiri. Yang penting happy, kenyang, dan punya cerita buat dibagi-bagi ke orang lain.

















































