Urban Wagyu

2025/10/29 Diedit ke

... Baca selengkapnyaBeberapa waktu lalu aku akhirnya cobain Urban Wagyu yang lagi sering lewat di FYP, khususnya cabang PIK dan Dharmahusada yang sering banget dibandingin orang. Jujur awalnya penasaran, beneran "super worth it" nggak sih untuk ukuran wagyu dengan harga yang masih masuk akal? Di Urban Wagyu PIK, vibes-nya lebih modern dan anak muda banget. Cocok buat nongkrong atau dinner santai. Tempatnya nggak terlalu besar, tapi cukup nyaman, lighting juga oke kalau kamu suka foto-foto makanan buat konten. Waktu aku ke sana, pelayanannya cukup cepat, walau pas jam rame agak perlu nunggu sebentar. Untuk dagingnya sendiri, tingkat kematangan bisa request. Aku biasanya pilih medium atau medium well biar masih juicy tapi tetap nyaman dimakan. Wagyu-nya menurutku lembut, apalagi kalau pesen yang marble-nya lebih tinggi. Sausnya juga cukup variatif, ada yang cenderung gurih, ada juga yang lebih ke buttery. Tips dari aku, kalau mau benar-benar kerasa kualitas dagingnya, coba dulu tanpa saus atau cuma pakai garam dan lada. Soal harga, Urban Wagyu masih tergolong ramah kantong kalau dibanding steak wagyu di restoran high-end. Tetap, dia bukan kategori super murah, tapi buatku sebanding sama rasa dan pengalaman makannya. Biasanya aku suka bandingin porsi vs harga, dan di sini porsinya masih masuk akal buat sekali makan kenyang. Kalau mau lebih hemat, bisa share menu platter berdua. Untuk cabang Dharmahusada, suasananya sedikit beda. Lebih kerasa homy dan sering jadi pilihan buat keluarga. Di sana juga enak kalau mau makan santai tanpa terlalu rame seperti di PIK. Kualitas daging menurutku konsisten, cuma pengalaman tiap orang bisa beda-beda tergantung jam kunjung dan ramai atau nggaknya. Kalau kamu masih ragu mau ke cabang mana, bisa sesuaikan kebutuhan: PIK enak buat yang sekalian hangout, foto-foto, atau habis jalan di daerah pantai. Dharmahusada lebih cocok buat yang cari tempat makan nyaman dan nggak terlalu heboh. Dua-duanya sama-sama oke buat kamu yang lagi hunting steak wagyu yang reasonable. Buat yang suka edit video review makanan, aku sempat pakai CapCut buat rangkai klip pas makan di Urban Wagyu. Lumayan bantu bikin konten singkat tentang menu, tekstur daging, sama suasana tempat. Kesimpulannya, Urban Wagyu PIK dan Dharmahusada bisa jadi opsi kalau kamu pengin cobain wagyu tanpa harus ke restoran fine dining yang mahal. Yang penting datang jangan pas terlalu lapar banget kalau jam rame, biar nggak bete nunggu. Dan jangan lupa cek lagi promo atau paket yang lagi berjalan, kadang suka ada menu yang bikin makin "super worth it".