Persiapan lebaran 2026

3/22 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenjelang Lebaran 2026 biasanya suasana di rumah makin rame dan penuh persiapan. Di puasa hari terakhir, aku selalu berusaha manfaatin waktu sebaik mungkin bareng keluarga. Biasanya sore menjelang buka, kita siapin takjil sederhana di rumah, kadang cuma gorengan, kolak, atau es buah. Rasanya beda banget karena ada perasaan haru, senang, tapi juga sedih karena Ramadhan mau berakhir. Setelah itu, kami lanjut buka puasa di rumah ortu. Momen ini menurut aku penting banget, apalagi kalau biasanya kami jarang kumpul lengkap. Di hari terakhir puasa, semua berusaha datang. Ngobrol santai, cerita tentang puasa tahun ini, siapa yang berhasil puasa full, siapa yang bolong, sampai bahas rencana mudik. Sebelum mudik, aku selalu sempatin masak kare ayam untuk open house di rumah aku. Kare ayam ini semacam menu wajib tiap Lebaran, karena tetangga aku biasanya H+1 Lebaran selalu main ke rumah dan makan bareng. Jadi malam atau pagi sebelum Lebaran, aku mulai siapin bumbu: sereh, daun jeruk, santan, dan ayam yang sudah dibersihin. Masaknya lumayan lama, tapi senang karena kebayang nanti disantap bareng. Selain masak, aku juga mulai packing barang untuk mudik. Biasanya aku bikin list dulu di HP supaya nggak ada yang ketinggalan: baju koko, gamis, mukena, bedak dan skincare, obat-obatan, camilan buat di jalan, sampai oleh-oleh kecil untuk keluarga di kampung. Kalau bawa anak kecil, tambah lagi barang seperti mainan, baju ganti ekstra, dan tisu basah. Aku juga selalu nyiapin mental dan fisik buat perjalanan mudik. Biasanya beberapa hari sebelum berangkat, aku usahakan tidur cukup, minum vitamin, dan cek kendaraan kalau pakai mobil sendiri. Kalau naik kereta atau bus, aku cek jadwal keberangkatan dan datang lebih awal supaya nggak terburu-buru. Malam takbiran jadi puncak suasana persiapan Lebaran. Setelah semua beres, kami sekeluarga kumpul, takbiran, kadang keluar sebentar lihat suasana sekitar. Besok paginya shalat Idul Fitri, lalu saling bermaafan, "Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin". Harapannya, seperti yang sering kami ucapkan, semoga tahun depan masih bisa bertemu bulan Ramadhan dan Idul Fitri bersama keluarga dengan sehat dan lengkap. Pengalaman tiap tahun kadang beda, tapi inti persiapan Lebaran buat aku selalu sama: memaksimalkan puasa hari terakhir, menikmati buka puasa bersama, menyiapkan hidangan seperti kare ayam untuk tamu, dan memastikan mudik berjalan lancar. Semua capeknya terbayar dengan momen kumpul keluarga di hari raya.