MACRAME ORNAMENT TUTORIAL
Sentuhan warna hijau, sentuhan kayu, dan satu simpul sederhana: Lark's Head Knot.
Ornamen makrame ini membuktikan bahwa keindahan terletak pada kesederhanaan.
#tutorial #diy #macrameornament #macramedecoration #craftideas
Buat yang baru mulai belajar makrame, istilah model simpul yang dikerjakan secara berulang-ulang itu penting banget dipahami. Di makrame, ada beberapa jenis simpul dasar, dan salah satunya yang sering banget dipakai adalah Lark's Head Knot. Dalam kerajinan menyimpul, Lark's Head Knot biasanya disebut juga simpul kepala ayam atau simpul kepala lark, dan ini sering dipakai sebagai simpul awal untuk menempelkan tali ke ring, kayu, atau batang. Di proyek ornamen makrame yang aku bikin, aku pakai ring 4,5 cm sebagai dasar, lalu cotton cord 4 mm (ada yang panjang 180 cm dan 80 cm), plus wooden beads 2 cm supaya hasilnya kelihatan lebih manis. Caranya, tali dilipat dua, lalu bagian tengahnya dikaitkan ke ring pakai Lark's Head Knot secara berulang-ulang sampai ring terisi sesuai desain yang kita mau. Karena model simpul ini diulang-ulang di sepanjang ring, pola yang dihasilkan kelihatan rapi dan konsisten. Setelah tali terpasang di ring, kamu bisa lanjut kombinasi simpul lain seperti Overhand Knot untuk mengunci manik kayu (wooden beads 2 cm). Overhand Knot ini simpul super basic, cuma melingkarkan tali dan menariknya sampai kencang. Di ujung proyek, biasanya aku rapiin lagi dengan trim supaya ujung cotton cord 4 mm-nya kelihatan bersih dan simetris. Kalau kamu masih bingung bedain macam-macam simpul, biasanya: - Lark's Head Knot: dipakai buat mengikat tali ke ring atau batang, dikerjakan secara berulang di sepanjang media. - Overhand Knot: simpul dasar buat mengikat atau mengunci beads. Pengalaman aku, makin sering latihan model simpul yang dikerjakan secara berulang-ulang kayak Lark's Head Knot ini, tangan jadi otomatis hafal. Tips kecil dariku: - Pastikan panjang cotton cord 4 mm pas: misalnya 1 x 180 cm untuk tali utama dan 1 x 80 cm untuk tambahan. - Tarikan tiap simpul harus konsisten, jangan ada yang terlalu kencang atau terlalu longgar. - Pilih kombinasi warna yang senada, misalnya hijau dengan sentuhan kayu, supaya ornamen kelihatan hangat dan estetik. Kalau sudah paham konsep "model simpul yang dikerjakan secara berulang-ulang disebut" apa dalam makrame, kamu bakal lebih gampang mengikuti berbagai pola dekorasi, dari ornament kecil di ring sampai wall hanging yang besar. Mulai dulu dari ornamen kecil seperti ini, baru nanti pelan-pelan naik level ke proyek yang lebih kompleks.



















































