Anak aku suka banget main roblox, dan aku kaget juga kok anak aku bisa mainnya, kayak cari solusi untuk selesaiin setiap game nya. Dan dia jadi bawel banget ceritain tentang game nya.

Setelah aku cari tau, ternyata ada parental control nya juga di game ini. Menurut kalian gmna? Parental control ini udah cukup aman atau belum?

(FYI, anak aku cuman boleh main tab seminggu sekali, maksimal 1 jam)

#Parenting101 #parentingjourney #MyJourney #robloxgame #DiskusiYuk

5/7 Diedit ke

... Baca selengkapnyaBerdasarkan pengalaman saya sebagai orang tua yang mengawasi anak bermain Roblox, saya menyadari betapa pentingnya fitur parental control dalam menjaga anak tetap aman saat berselancar di dunia game. Roblox menyediakan berbagai pengaturan yang bisa diaktifkan terutama untuk anak di bawah usia 13 tahun. Selain membatasi waktu bermain, parental control juga memungkinkan orang tua memfilter game dan pengalaman apa saja yang boleh dimainkan anak. Fitur seperti membatasi komunikasi online sangat membantu agar anak tidak sembarangan berinteraksi dengan pemain lain yang tidak dikenal. Pembatasan pembelian dalam game juga penting untuk menghindari pengeluaran tak terduga. Selain itu, kontrol ini bisa diatur secara remote, sehingga orang tua tidak perlu mengambil perangkat anak untuk mengelolanya. Dari sisi anak, saya lihat permainan yang menantang di Roblox membuatnya belajar mencari solusi dari berbagai game. Namun sebagai orang tua, tentu harus tetap waspada dan membatasi agar waktu bermain tidak berlebihan, seperti mengizinkan hanya 1 jam seminggu bermain tablet. Dengan pengawasan dan pengaturan ini, saya merasa lebih tenang karena anak dapat menikmati game dengan risiko yang minimal. Saran saya untuk para orang tua yang anaknya suka Roblox, selalu aktifkan semua fitur parental control yang tersedia. Jangan lupa juga untuk sesekali berdiskusi dengan anak tentang pengalaman mereka di game dan ajarkan pentingnya bermain yang aman dan bertanggung jawab. Dengan begitu, game yang seharusnya menjadi sarana hiburan dan pembelajaran, bisa tetap jadi kegiatan yang positif bagi anak.