PLEASE BACA INI YANG SUKA NAIL ART & PAKAI HEELS!!
Halo teman2 🍋
Apa kabar? Semoga semuanya dalam keadaan baik & sehat selalu yaa 🥰
Kali ini aku mau cerita sedikit tentang pengalamanku yang lumayan bikin kaget. KUKU KAKI KU COPOT SAMPAI AKU BISA LIHAT & PEGANG DAGING JARI KAKI KU 😭
Kaget, panik, dan nangiiiiisss bangeeet guys pada saat itu. Kek mau pasrah aja gitu. Tanya ke saudara pun, mereka juga takut, tanya ke orang lain pun mereka ga ada yg peduli 😭
Oke, awal ceritanya karena sering pakai heels (heels ku yg tertutup dan lancip gitu ya) dan juga sempat nail art, tapi ternyata kutikula yang dipotong malah bikin pelindung kuku rusak... dan akhirnya kukunya benar2 lepas.
Dari pengalaman ini, aku belajar banget kalau kutikula itu penting banget 💅
Dia bukan sekadar kulit kecil di tepi kuku, tapi pelindung alami supaya kuku tetap kuat dan sehat.
Jadi, buat teman-teman yang suka nail art atau pakai heels, please jangan abaikan kutikulamu ya!
Cukup bersihkan, jangan dipotong ✨ dan pastikan kaki selalu dikasih waktu istirahat dari sepatu tertutup atau heels tinggi.
Semoga ceritaku bisa jadi pengingat kecil buat kalian yang suka perawatan kuku 💛
Kadang hal kecil, kalau diabaikan, bisa berdampak besar banget!
#TentangKehidupan #JujurAja #WajibTau #TipsLemon8 #ViralTerbaru Lemon8_ID
Jujur, hal pertama yang aku cari di Google waktu kuku kaki beneran copot adalah: "kuku lepas apakah bisa tumbuh lagi?" dan "apakah kutikula kuku bisa tumbuh lagi?" Soalnya pas lihat kuku mengungu, terus pelan-pelan terangkat dari kulit dan akhirnya kuku kaki terlepas, aku panik banget. Yang bikin tambah takut, aku baru ngeh kalau bagian putih di pangkal kuku (di bawah kutikula) itu namanya matriks kuku kaki. Dari hasil konsultasi, dokter jelasin kalau matriks kuku itu pabriknya kuku. Selama matriks kuku tidak rusak total, kuku masih punya kemungkinan besar untuk tumbuh lagi, walaupun prosesnya lama, bisa beberapa bulan. Di kasusku, matriks kuku rusak sebagian karena tekanan dari heels ketat dan trauma berulang, tapi masih ada harapan tumbuh. Buat kamu yang lagi ngalamin kuku copot atau kuku terangkat dari kulit, apalagi kalau diawali dengan kuku mengungu dulu, menurutku jangan tunggu parah. Apalagi kalau kutikula kuku terbuka, perih, atau berdarah. Kutikula itu pelindung antara kuku dan kulit, jadi kalau dia kebuka dan sering dipotong saat nail art, risiko infeksi makin besar. Di aku, kebiasaan potong kutikula plus sering pakai heels tertutup dan lancip bener-bener jadi kombinasi yang bikin kuku kaki terlepas. Waktu aku ke klinik (yang ada bagian Skin Care dan Konsultasi gitu), dokter cek satu-satu kuku kaki yang rusak. Beliau jelasin contoh matriks kuku rusak itu biasanya kuku tumbuhnya jadi bergelombang, menebal, atau malah nggak tumbuh sama sekali di bagian tertentu. Untungnya, walaupun kuku copot dan keliatan dagingnya, matriks kuku aku masih dianggap cukup baik untuk regenerasi. Aku juga dikasih salep khusus (bentuknya krim putih di wadah kecil) untuk jaga area daging jari kaki tetap lembap tapi nggak lembap berlebihan, dan mencegah infeksi. Selain itu aku diminta: - stop dulu nail art di kuku kaki sampai kuku benar-benar tumbuh kuat - hindari pakai heels sempit atau sepatu ketat - jangan lagi memotong kutikula, cukup didorong halus dan dibersihkan Setelah beberapa minggu, mulai kelihatan garis kuku baru yang muncul pelan-pelan dari pangkal. Rasanya lega banget karena ternyata kuku lepas masih bisa tumbuh lagi, meski bentuk awalnya belum seindah dulu. Jadi kalau kamu sekarang lagi takut melihat kuku yang rusak atau terangkat, penting banget untuk periksa ke dokter supaya tahu kondisi matriks kuku kamu masih oke atau nggak. Intinya, dari pengalaman kuku kaki terlepas ini, aku jadi jauh lebih menghargai kutikula. Jangan remehkan kutikula kuku terbuka, kuku mengungu, atau kuku terangkat dari kulit. Itu sinyal tubuh kalau ada yang nggak beres. Kalau bisa, jangan tunggu sampai kamu pegang daging jari sendiri baru panik kayak aku.








kak, itu periksabya ke dokter apa ya? dokter umum kah? atau spesialis?