Gimana kalian apakah pernah juga begini ??? Mau dikirim komisi,tp disuruh isi data ?? Aman kah ini
2025/11/5 Diedit ke
... Baca selengkapnyaDalam era digital saat ini, semakin banyak penipuan yang bermoduskan meminta pengguna untuk melakukan tindakan sederhana seperti memberi like atau menambahkan ke favorit untuk mendapatkan hadiah atau komisi. Namun, sering kali ada permintaan lanjutan yang lebih berisiko, misalnya pengisian data pribadi yang sangat sensitif seperti nama lengkap, nomor rekening bank, nomor telepon, alamat lengkap, sampai foto selfie.
Berdasarkan pengalaman banyak pengguna, termasuk yang pernah menerima instruksi seperti "melakukan pendaftaran" dan pengisian berbagai data lengkap, hal ini harus diwaspadai sebagai potensi penipuan. Penipuan semacam ini biasanya bertujuan untuk mengumpulkan data pribadi yang dapat disalahgunakan, seperti akses rekening bank atau melakukan pencurian identitas.
Sangat disarankan untuk tidak memberikan informasi pribadi seperti nomor rekening dan foto selfie melalui chat atau sosial media yang tidak terpercaya. Jika ada permintaan untuk mengisi data sedetail itu—bahkan disertai permintaan verifikasi nomor Telegram dan usia—sebaiknya lakukan verifikasi kebenaran sumbernya terlebih dulu.
Beberapa tips untuk menghindari risiko tersebut antara lain:
1. Jangan mudah percaya pada klaim dapat komisi hanya dengan like atau menambahkan favorit.
2. Selalu cek keaslian akun dan sumber yang menawarkan, apakah resmi dan terpercaya.
3. Hindari membagikan nomor rekening dan data pribadi di platform yang tidak jelas.
4. Gunakan fitur keamanan seperti autentikasi dua faktor pada akun media sosial.
5. Laporkan aktivitas mencurigakan ke pihak terkait atau platform.
Dengan semakin maraknya kasus yang mengatasnamakan komisi dan hadiah, penting sekali bagi pengguna untuk lebih kritis dan berhati-hati. Jangan sampai niat baik untuk mendapatkan bonus atau hadiah justru berujung pada kerugian akibat pencurian data pribadi.
kalo aku lebih pilih skip sih kak