... Baca selengkapnyaWaktu awal masuk sekolah, aku tuh bosen banget sama sampul buku yang itu-itu aja. Akhirnya aku coba bikin sendiri sampul buku aesthetic biar lebih semangat nulis dan belajar. Di post ini aku pakai konsep gambar-gambar simple yang gampang banget kamu tiru, bahkan kalau kamu ngerasa nggak jago gambar sekalipun.
Pertama, kamu bisa mulai dari tema buah-buahan. Misalnya sampul jeruk atau lemon: cukup gambar lingkaran-lingkaran oranye atau kuning, tambahin daun kecil di atasnya, terus kasih kolom kosong buat tulis nama, kelas, dan mapel. Kalau mau lebih ramai, kamu bisa bikin pola irisan jeruk di pinggir, tengahnya dibiarkan putih buat area identitas.
Kalau kamu suka yang super cute, coba tema stroberi, semangka, atau buah persik. Caranya tinggal gambar bentuk dasar (oval atau setengah lingkaran), isi dengan warna merah muda atau merah, lalu tambahin biji-biji kecil. Di bagian bawah atau atas, sisakan ruang buat tulis "Buku Matematika", "Buku Catatan", atau apa pun sesuai kebutuhan kamu.
Buat yang pengen gaya simple tapi tetap estetik, pola kotak-kotak biru, kotak-kotak ungu, atau polkadot itu juara banget. Kamu bisa pakai spidol dua warna, lalu bikin garis-garis lurus saling silang. Di satu sisi, pasang kotak putih kecil khusus untuk nama dan kelas. Kesan "buku estetik"-nya langsung kerasa, tapi bikinnya nggak ribet sama sekali.
Kalau kamu tipe yang suka hal-hal dreamy, coba desain langit malam. Warnai background biru tua atau ungu gelap, lalu tambahkan bintang kecil, bulan sabit, atau awan tipis. Aku biasanya taruh kolom identitas di bagian bawah dengan warna kontras, misalnya putih atau krem, jadi tulisan tetap kebaca jelas.
Tema hewan lucu juga bisa jadi ide sampul buku aesthetic yang beda dari yang lain. Misalnya gambar kucing gemuk, tikus lucu, anjing shiba inu, atau unicorn. Nggak perlu detail, cukup bentuk sederhana dan ekspresi wajah yang menggemaskan. Untuk bikin makin estetik, kombinasikan dengan pola hati kecil, jejak kaki, atau gelembung di sekelilingnya.
Kalau kamu nggak pengen banyak gambar, kamu bisa pakai pola abstrak warna-warni atau garis-garis acak. Tinggal pilih 3ā4 warna yang kamu suka (misalnya pastel pink, biru, kuning, hijau), lalu buat bentuk-bentuk bebas seperti lengkungan, blok warna, atau bintik-bintik. Di tengah atau pojok, sisakan area polos khusus untuk label mata pelajaran.
Tips hemat: kamu bisa print gambar sampul buku estetik dari internet, lalu tambahin sentuhan DIY sendiri seperti stiker, tulisan tangan, atau doodle kecil. Tapi kalau mau full buatan sendiri, cukup pakai kertas HVS atau kertas warna, lalu tempel di buku tulis sebagai cover baru.
Yang paling penting, sesuaikan tema sampul sama kepribadian kamu. Misalnya: buah dan warna cerah untuk kamu yang ceria, langit malam untuk yang suka hal-hal calm, atau kotak-kotak minimalis untuk kamu yang suka simple. Setelah semua buku punya sampul aesthetic, meja belajar kelihatan lebih rapi dan kamu jadi lebih semangat buka buku tiap hari.
Kalau kamu tertarik, kamu bisa kembangkan lagi ide cover buku aesthetic versi kamu sendiri, misalnya tema laut dengan kerang dan ombak, atau tema alat tulis dengan pensil dan penggaris. Intinya, jangan takut coba-coba. Dari pengalaman aku, justru dari coba-coba itulah muncul desain sampul buku tulis aesthetic yang paling unik dan beda dari punya teman-teman.