Aku bukan cuma lagi ngiklan, tapi ini beneran review jujur setelah belum sampai 1 bulan pakai #creamstretchmark dari #gently ini.
Awal mula muncul gatal di Trimester 2, aku garuk, gak lega kalo gak digaruk. Jarang aku kasih perawatan. Di kehamilan pertama, waktu mulai muncul gatel di perut aku selalu merawat area perut dengan mengolesi minyak zaitun, jadi bebas dari gatel dan bebas stretchmark sampai lahiran.
Di kehamilan kedua ini males banget rawat perut, akhirnya gatel pun aku garuk. Lama kelamaan muncul tanda-tanda stretchmark. Setelah itu makin merah, makin gatel, sampe bersisik, dan kering banget.
Udah gak tahan akhirnya aku coba pakai Gently Mamacare Intensive Stretch Marks Cream ini. Aku pakai tiap sehabis mandi dan menjelang tidur. Dan yaaah, kulit perut aku berangsur membaik. Sekarang jadi balik halus lagi. Gatel juga berkurang. Terus ini sama sekali gak perih waktu dipake, padahal kulit perut sebelum pake ini perih banget. Tapi krim ini kasih efek calming, jadi gak bikin perih.
Semoga nanti setelah lahiran bisa mudarin garis-garis stretchmark nya juga yaa.
Kalian yang mau cobain produknya juga bisa cek link bio aku no. 10🌷
... Baca selengkapnyaDalam pengalaman saya selama menggunakan Gently Mamacare Intensive Stretch Marks Cream, saya benar-benar merasakan perbedaan signifikan pada kulit perut yang sebelumnya sangat kering dan bersisik akibat gatal di trimester kedua kehamilan. Biasanya, banyak ibu hamil yang mengalami stretchmark dan ketidaknyamanan serupa, tapi jarang yang menemukan produk dengan efek menenangkan kulit seperti krim ini.
Krim ini terasa sangat lembut dan tidak menimbulkan rasa perih ketika diaplikasikan, walaupun kondisi kulit saya cukup sensitif. Efek calming-nya membantu mengurangi rasa gatal yang sering kali membuat sulit tidur. Saya mengaplikasikan krim ini dua kali sehari setelah mandi dan sebelum tidur, sehingga kulit selalu terjaga kelembapannya sepanjang hari.
Selain itu, secara bertahap warna kulit yang kemerahan akibat stretchmark juga mulai memudar, dan garis-garis stretchmark terlihat tidak terlalu mencolok. Penggunaan rutin selama hampir satu bulan memberi hasil yang memuaskan, berbeda dengan pengalaman kehamilan pertama saya yang hanya mengandalkan minyak zaitun saja.
Bagi ibu hamil yang mengalami masalah serupa, saya sangat merekomendasikan untuk mencoba produk ini, terutama karena bahan-bahannya yang aman dan tidak menimbulkan iritasi. Memang merawat kulit selama kehamilan memerlukan konsistensi, dan dengan krim ini saya merasa lebih percaya diri menjelang persalinan nanti.
Pengalaman ini juga mengajarkan saya pentingnya merawat kulit perut sejak awal kehamilan agar stretchmark dan gatal tidak berkembang parah. Jadi, jangan sampai malas merawat ya, karena perawatan yang tepat bisa membuat kulit halus dan nyaman sepanjang masa kehamilan.