Tumplek punjen adalah mantu untuk anak yang terakhir dan yang harus di siapkan adalah
-tampah berisi beras kuning 2 genggam.
-Dan kantongan kecil dari kain yang jumlahnya 25.
Kantongan ada yang isinya -kembang wangi ( biar hidup selalu harum),
-diisi uang ( biar hidup cukup materi),
-diisi beras ( biar hidupnya cukup pangan),
-diisi cincin ( biar hidup mencapai kejayaan),
-diisi klungsu biji asem ( biar hidupnya tumbuh subur),
-diisi surat tanah ( mendapat warisan),
-diisi BPKB (dapat hadiah dari orang tua),
-DLL.
Pengantin dan saudara yang merebut kantongan ada yg dapat 5, ada yang dapat 10, dan seterusnya..
#ulfiwedding #muabojonegoro #makeupwedding #periaspengantin #makeupartist
Tumplek Punjen adalah tradisi Jawa yang khusus dilaksanakan untuk menghormati anak terakhir dalam keluarga melalui resep dan simbol tertentu. Dari pengalaman saya, tradisi ini bukan hanya soal barang-barang yang disiapkan tapi juga mengandung doa dan harapan yang mendalam. Mempersiapkan tampah berisi beras kuning dua genggam merujuk pada keberuntungan dan kemakmuran. Sedangkan kantongan kecil yang berjumlah 25 dan diisi dengan aneka benda simbolik seperti kembang wangi untuk harumnya kehidupan, uang sebagai cukup materi, beras melambangkan kecukupan pangan, dan cincin sebagai lambang kejayaan, menunjukkan keinginan agar pengantin mendapatkan kehidupan yang seimbang dan berkelimpahan. Menariknya, isi kantongan juga termasuk klungsu biji asem yang dipercaya akan membawa kesuburan dan pertumbuhan, surat tanah sebagai simbol warisan yang penuh makna, serta BPKB yang mewakili hadiah dan dukungan orang tua. Semua ini bukan hanya benda, tapi doa dan harapan dalam setiap kantongan yang diperebutkan pengantin dan keluarga, yang bisa dapat lima hingga sepuluh kantongan. Saya pernah ikut serta dalam acara Tumplek Punjen, dan melihat antusiasme serta kebahagiaan semua pihak yang turut ambil bagian sangat terasa. Tradisi ini mempererat ikatan keluarga dan meneruskan nilai-nilai budaya leluhur yang kaya makna. Untuk yang ingin merayakan atau mempersiapkan Tumplek Punjen, penting memahami makna di balik setiap isi kantongan agar tradisi ini berjalan penuh makna dan berkah.






















