Stok sayur
Paling nggak ini cukup sampai tiba waktunya gajian 😌
Saat saya mulai menerapkan teknik menyimpan stok sayur yang benar, saya merasa jauh lebih tenang menjelang waktu gajian. Biasanya, saya membeli sayur dalam jumlah cukup banyak di awal bulan untuk menghemat waktu dan biaya perjalanan ke pasar. Namun, untuk memastikan sayur tetap segar hingga digunakan, saya belajar metode penyimpanan yang efektif. Pertama, saya memisahkan jenis sayur sesuai dengan kebutuhan penyimpanan: sayur yang mudah layu seperti bayam dan daun kangkung saya cuci, keringkan, lalu simpan dalam wadah kedap udara dengan tisu penyerap agar tidak cepat basah. Sedangkan sayur yang tahan lama seperti wortel dan kol saya simpan di bagian kulkas yang dingin dan kering. Selain itu, saya mulai rutin melakukan food prep dengan memotong dan mengolah sayur tertentu menjadi bahan masakan siap pakai. Misalnya, wortel saya potong sesuai kebutuhan dan simpan di freezer, sehingga ketika akan memasak saya tinggal ambil tanpa harus repot memotong. Dengan strategi ini, stok sayur di kulkas saya cukup sampai waktu gajian tiba tanpa harus sering belanja. Lebih hemat dan tentunya sayur tetap segar untuk menu harian di rumah.































