Bahan 1:
• 400 Gr Daging Sapi
• 1.500 ml Air
• 2½ SDT Garam
Bahan 2:
• 2 Batang Seledri (rajang kasar)
• 2 Batang Daun Bawang Prei (potong 1 cm)
• ¼ Biji Pala (bila suka)
• 2 Buah Kentang
• 1 Buah Wortel
Bahan 3:
• 75 Gr Buncis
• 75 Gr Kol
• 2 SDT Desaku bawang putih bubuk
• 1 Sachet Ladaku merica bubuk
• 2 SDM Bawang Goreng
Cara Memasak:
1. Masukkan daging, air dan garam ke dalam panci.
Rebus dengan api sedang sampai mendidih, kemudian buang busanya.
2. Lanjutkan merebus dengan panci tertutup sampai 3/4
matang (+/- 60 menit).
3. Masukkan Daun Bawang, Seledri, Pala (bila suka), Kentang dan Wortel masak sampai daging empuk (+/-30 menit).
4. Masukkan buncis, kol, Desaku Bawang Putih Bubuk dan Ladaku Merica Bubuk. Masak hingga matang.
5. Sajikan dengan Bawang Goreng atau sesuai selera.
Memasak sup dari sisa daging qurban merupakan cara yang sangat efisien dan lezat untuk memanfaatkan bahan daging yang tersedia. Saya pernah mencoba resep serupa di rumah, dan hasilnya sangat memuaskan. Kunci utama adalah merebus daging dengan garam sampai mendidih dan membuang busa yang muncul di permukaan, agar kaldu menjadi lebih jernih dan rasa daging tetap alami. Selanjutnya, menambahkan sayuran seperti kentang, wortel, dan daun bawang memberikan rasa manis alami yang kaya dan tekstur yang nikmat pada sup. Penggunaan bumbu bubuk seperti bawang putih bubuk dan merica bubuk semakin memperkuat aroma dan cita rasa masakan tanpa perlu waktu lama mengolah rempah segar. Jangan lupa memasukkan seledri dan daun bawang prei untuk memberikan sentuhan segar yang membuat sup terasa lebih hidup dan beraroma. Sebagai tambahan, pala yang dipakai secukupnya memberikan kehangatan rasa rempah yang elegan dan unik. Saya pribadi suka menggunakan pala karena aromanya yang khas dapat meningkatkan selera makan, terutama saat disantap pada cuaca dingin. Saat memasak, saya menyarankan untuk menutup panci agar uap panas tetap terperangkap dan daging menjadi cepat empuk, sekaligus menjaga nutrisi dan rasanya. Setelah semua bahan matang, taburan bawang goreng di atas sup memberikan kerenyahan dan aroma gurih yang menggugah selera. Sup ini juga sangat fleksibel; Anda bisa menyesuaikan jenis sayur sesuai dengan yang ada di dapur. Misalnya, menambahkan capcay atau jagung muda bisa menjadi variasi yang menarik. Selain itu, sup daging ini kaya protein dan serat, sehingga cocok untuk menu keluarga yang sehat dan menghangatkan. Saya merekomendasikan untuk menikmati sup ini dalam keadaan hangat dan bisa disajikan dengan nasi putih hangat agar makin nikmat. Resep ini bukan hanya solusi untuk mengolah sisa daging qurban, tapi juga menu praktis dan penuh rasa yang bisa menjadi favorit keluarga Anda.




