“Anak Butuh Ibu yang Stabil. Ibu butuh juga..”

Ibu sering diminta sabar.

Ibu diminta lembut.

Ibu diminta menenangkan anak.

Tapi siapa yang menenangkan ibu?

Dalam Islam, sakinah itu tidak berdiri sendiri.

Ia tumbuh dari hati-hati yang saling menopang.

Itu sebabnya ibu butuh “penolong”—

orang yang membuat beban terasa lebih ringan.

Karena anak membutuhkan ibu yang stabil…

dan ibu membutuhkan seseorang

yang menjaga kestabilan itu tetap hidup.

Follow Jurnal Unais, tempat ibu kembali merasa dipahami.

#RelateGak #JurnalUnais #ParentingIslami #IbuButuhSupport #FypParenting

2025/11/22 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenjadi seorang ibu memang bukan hal yang mudah. Dari pengalaman saya pribadi, memegang peranan untuk menenangkan anak setiap hari membuat saya sering merasa lelah dan butuh seseorang untuk menjadi tempat saya kembali stabil. Menurut Dr. Daniel J. Siegel, orang tua yang stabil secara emosional biasanya memiliki 'safe person'—seseorang yang dapat mereka percaya untuk berbagi beban, entah itu pasangan, sahabat, atau komunitas yang suportif. Saya sendiri merasa sangat terbantu ketika menemukan ruang aman yang membuat saya bisa menurunkan tekanan dan mengontrol emosi dengan lebih baik. Ibu yang stabil secara emosional memiliki respons lembut dan kehadiran yang tenang terhadap anak. Hal tersebut terlihat dari cara saya kini mampu mengurangi tantrum anak dan membangun suasana rumah yang lebih harmonis. Namun, stabilitas ini bukan sesuatu yang otomatis muncul, melainkan harus diisi dan dipelihara setiap hari. Selain itu, ibu juga perlu mendapat sentuhan lembut dan validasi untuk kebutuhan emosionalnya. Saya belajar bahwa memberi ruang untuk menangis tanpa rasa malu sangat penting agar bisa kembali pulih dan kuat dalam menjalani peran sebagai ibu. Jadi, ibu bukan sekadar sosok yang selalu sabar dan kuat, tetapi manusia yang butuh dukungan. Dengan adanya seseorang atau tempat yang benar-benar dapat menenangkan hati, ibu menjadi lebih stabil, dan anak pun mendapatkan ibu yang terbaik.

Cari ·
outfit orangtua ambil raport anak