Aku tertarik nyobain ini krna banyak yg bilang cuma lembab doang atau ga ngefek. Jadi...
Retinol Moisturizer G2G
🍑 Tekstur cream light yg ga gampang jatuh
🍑 Mudah di blend
🍑 Ringan, ga lengket, nyaman dipakai
🍑 Feels-nya emang bener2 lembab bgt
🍑 First impression, wanginya bener2 semerbak ketika dibuka dan mengingatkan ku sama bau obat sirup rasa strawberry
🍑 Bisa untuk kulit kasar, kusam dan berjerawat. Untuk kulit kasar dan kusam emang bisa jika karena produksi minyak yg berlebih. Untuk kulit berjerawat juga bisa jika jerawatnya termasuk normal/sedikit
🍑 Dari kandungannya:
• emang cocok buat pemula karena perpaduan niacinamide dan HPR yg bisa meminimalkan iritasi
• niacinamide menempati urutan lbh depan dari retinol, sehingga efek anti agingnya krg nampol
• gabungan niacinamide dan retinol emang bisa mencerahkan dan kontrol minyak berlebih
Di aku yg termasuk pemula (btw ini moist retinol kedua ku) dan sensitif, produk ini masih memberikan hasil melembabkan, mencerahkan, memudarkan pih, kontrol minyak, dan meredakan jerawat. Dipakai ketika jerawat yg kemerahan juga msh bisa. Untuk efek negatifnya, awal2 msh memberikan efek sedikit kering di kulit.
... Baca selengkapnyaPas pertama kali lihat klaim Retinol Moisturizer G2G, aku juga sempat bingung: ini tuh "bagus" dalam artian apa? Cuma lembab doang atau ada efek mencerahkan dan anti aging juga? Karena banyak yang review bilang, ya udah cuma bikin kulit lembap. Jadi di sini aku mau jelasin lebih runtut artinya "bagus" versi aku setelah dipakai beberapa waktu.
Buatku, pelembap dibilang bagus itu bukan cuma karena teksturnya enak atau wanginya enak, tapi:
1. Bikin kulit lembap tahan lama, bukan cuma 10–15 menit.
2. Nggak bikin kulit makin berminyak parah atau makin kusam.
3. Ada progres di masalah utama kulit: entah itu PIE/PIH, pori-pori, jerawat kecil, atau garis halus.
Di Retinol Moisturizer G2G ini, kandungan utamanya ada niacinamide, ekstrak peach, retinol, dan HPR. Nah, banyak yang suka nanya, retinol HPR itu artinya apa? HPR (Hydroxypinacolone Retinoate) itu turunan retinoid yang lebih gentle dibanding retinol biasa, jadi lebih ramah buat pemula dan kulit sensitif. Makanya di aku yang pemula, iritasinya nggak separah pakai retinol murni.
Niacinamide di sini posisinya memang lebih tinggi dari retinol di ingredients list, artinya fokus utama produk ini lebih ke brightening dan oil control. Anti aging-nya sih ada, cuma mungkin nggak sekuat krim retinol yang kandungan retinolnya lebih tinggi. Kalau kamu expect garis halus cepat hilang, kemungkinan bakal ngerasa biasa aja. Tapi kalau masalahmu kulit kusam, tekstur agak kasar, dan produksi minyak berlebih, kombinasi niacinamide + retinol/HPR ini cukup kerasa membantu.
Dari sisi hasil di aku, arti "bagus" versi produk ini lebih ke:
- Lembapnya berasa, kulit kerasa kenyal dan nggak ketarik.
- Tone kulit lebih rata, PIH pelan-pelan memudar.
- Minyak di T-zone lebih keontrol, jadi makeup juga lebih nempel.
- Jerawat meradang masih bisa ditiban, asal bukan jerawat parah banget.
Kalau kamu punya ekspektasi retinol yang super kenceng efek anti aging-nya, mungkin bakal ngerasa ini lembab doang dan biasa. Tapi kalau kamu cari pelembap retinol yang aman buat pemula, pengen coba retinol tanpa takut kupas-kupas parah, G2G ini bisa dibilang "bagus" dalam arti: aman, lembap, dan pelan-pelan memperbaiki tekstur kulit.
Jadi, ketika orang bilang "cuma lembab doang", bisa jadi karena mereka berharap hasil yang lebih dramatis. Di aku pribadi, lembabnya dapet, mencerahkannya dapet, kontrol minyak dapet, cuma memang efek anti aging bukan yang paling utama. Sesuaikan lagi sama arti "bagus" versi kamu dan kebutuhan kulitmu ya.