Hi! Aku baru di Lemon8!
Hal yang aku sukai…
Aku ingin posting…
Ketahui aku lebih lanjut
Sejak aktif di kelompok tani (poktan) di desaku, aku baru sadar kalau logo kelompok tani itu bukan cuma soal gambar yang bagus, tapi juga identitas dan kebanggaan. Waktu ikut kegiatan penanaman kopi Arabika bareng Kelompok Tani Sugihmukti Bunut di Desa Citamba, aku lihat sendiri gimana sebuah logo bisa bikin anggota merasa lebih kompak dan profesional. Buat teman-teman yang lagi cari inspirasi poktan poktan logo kelompok tani, biasanya kami mulai dari hal-hal sederhana: komoditas utama, nama desa, dan nilai yang ingin dipegang. Misalnya, kalau fokusnya kopi Arabika seperti di poster kegiatan di Puncak Lingga, elemen yang sering dipakai itu gambar biji kopi, gunung, atau daun sebagai simbol alam. Warna hijau dan cokelat juga jadi favorit karena langsung ngingetin ke pertanian dan tanah. Tips kecil dari pengalamanku: coba ajak semua anggota diskusi soal logo. Di poktan kami, setiap orang ngasih ide, lalu kami pilih yang paling mewakili. Ada yang usul gambar tangan berpegangan untuk melambangkan gotong royong, ada yang pengin siluet petani pakai caping. Setelah itu baru kami minta bantuan teman yang jago desain untuk merapikan. Hasilnya, waktu logo dipajang di spanduk kegiatan dan ditempel di produk olahan kopi, rasanya bangga banget. Selain soal logo poktan, cukup banyak juga yang nanya ke aku soal arti nama Wahyudin. Karena di poster kegiatan penanaman kopi Arabika itu tercantum nama moderator Wahyudin, beberapa orang suka penasaran artinya apa. Dari yang pernah aku cari, "Wahyudin" biasanya berasal dari dua kata Arab: "wahyu" yang berarti petunjuk atau ilham, dan "din" yang berarti agama atau jalan hidup. Jadi, secara sederhana bisa dimaknai sebagai "petunjuk dalam beragama" atau seseorang yang diharapkan jadi pribadi yang membawa kebaikan dan ketenangan dalam hidup. Menariknya, di desa aku, nama Wahyudin sering dilekatkan pada sosok yang dipercaya, misalnya jadi moderator kegiatan, pengurus poktan, atau panitia acara. Mungkin karena harapannya orang dengan nama itu bisa jadi penengah yang bijak. Kalau kamu juga punya nama Wahyudin atau kenal teman dengan nama itu, boleh banget sharing di kolom komentar versi arti nama menurut keluargamu. Buat kamu yang baru mau membentuk kelompok tani dan lagi mikir logo, saran dariku: jangan terlalu ribet dulu. Mulai dari sketsa tangan sederhana yang menggambarkan siapa kalian dan apa yang kalian tanam. Baru pelan-pelan dikembangkan. Yang penting, logo itu bikin kamu dan teman-teman di poktan merasa punya rumah bersama. Kalau tertarik, lain kali aku bisa share lebih detail proses kami nyusun konsep logo poktan, mulai dari brainstorming sampai jadi file siap cetak untuk banner kegiatan, poster, dan kaos anggota. Pengalaman kecil di desa seperti ini semoga bisa jadi inspirasi buat kelompok tani lain di daerah lain juga.
