Pelepasan kls 12 SMK Widya Krida Manggala atau Wikrama Bogor

Lemoners ada cerita dibalik kursi yang kosong

itu,itu kursi anakku yang harusnya ada kirab,knp tidak ada?, Karena anakku kena razia rambut,yang kurang sesuai dengan yang diharapkan yaitu,cepak jadi Orang tua dipersilahkan masuk,sementara anakku tidak diperbolehkan masuk,melainkan diarahkan ke tempat pencukuran rambut yang sudah disediakan,jadi pas kirab anakku tidak ikut .

padahal malamnya sudah dicukur ,tapi potongannya sesuai keinginannya,tidak sesuai peraturan sekolah,sekolahnya sangat disiplin.Tapi kalau penasaran anakku yg mana

geser slide ke kiri ya Bun..Bun...#pengalaman

#cerita dibalik Foto

6/30 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenghadiri acara pelepasan kelas 12 di SMK Widya Krida Manggala selalu menjadi momen yang berkesan, tidak hanya bagi siswa tapi juga para orang tua. Dari pengalaman pribadi yang saya temui, disiplin sekolah sangat dijunjung tinggi, salah satunya terlihat dari aturan potongan rambut yang ketat. Saya melihat bagaimana hal kecil seperti potongan rambut bisa menjadi faktor penting hingga mempengaruhi anak tidak bisa ikut dalam kirab pelepasan. Kejadian ini membuat saya sadar betapa ketatnya peraturan di sekolah vokasi ini, yang memang bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan sebagai persiapan menghadapi dunia kerja. Meski anak saya sudah memotong rambut malam sebelumnya, ternyata belum sesuai standar yang ditetapkan sehingga harus ikut razia di tempat potong rambut yang disediakan sekolah. Ini adalah bentuk pembelajaran nyata yang saya rasa cukup efektif. Sebagai orang tua, tentu pengalaman ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya mengikuti aturan dan bagaimana sekolah berperan dalam membentuk karakter disiplin siswa. Momen seperti ini juga mengajarkan kesabaran dan tanggung jawab, bukan hanya kepada siswa tapi juga keluarga. Saya juga melihat bagaimana acara pelepasan ini penuh haru tetapi sarat makna sebagai tanda awal mereka memasuki dunia baru yang lebih besar. Bagi para orang tua yang akan menghadapi situasi serupa, saya sarankan untuk mendiskusikan aturan sekolah secara jelas dengan anak, terutama mengenai kedisiplinan dan persiapan acara penting. Pastikan anak mengikuti semua ketentuan agar bisa merasakan momen penuh kebahagiaan bersama teman-temannya. Di sisi lain, sekolah juga perlu menjelaskan secara transparan dan mendukung siswa agar tidak hanya terpaku pada aturan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik antara siswa, guru, dan orang tua. Akhirnya, kisah kursi kosong di acara kirab pelepasan ini menjadi pengingat akan pentingnya ketegasan disiplin sekaligus empati dalam proses pendidikan. Setiap aturan pasti ada tujuannya, dan pengalaman ini turut memperkaya pemahaman saya tentang pendidikan karakter di sekolah menengah kejuruan.

1 komentar

Gambar Cheucheu8324702394611
Cheucheu8324702394611Kreator

fotodii postingan berikutnya