Hari ini pengen ngasih untuk buka puasa Senin Kamis santri penghafal Al-Qur'an di deket rumah. Sempet bingung mau ngasih apa, yg gampang dan disukai anak-anak..Akhirnya tercetus bikin sosis bakar..Bener aja, bikinnya gampang, ga sampe 1 jam..dibikin jam 4, jam 5 kurang SDH bisa diantar..dan pastinya anak-anak santri happy 😍
Ini resepnya dijamin enak 😍
🌻sosis, bisa pakai sosis merk apa saja..Me, pakai sosis Harmoni menurutku enak..lalu kerat pinggirnya.
Ini rahasia sosis nya mekar, bukan karena dibakar, tapi sosisnya dikukus dulu setelah dikerat pinggirnya..kukus sebentar saja 2-3 menit sampai pinggiran sosis yg sudah dikerat mengembang
🌻 Bahan saos :
2 SDM saos tomat
2 SDM saos pedas
2 SDM kecap manis
2 SDM saos tiram
2 SDM mentega
1 siung bawang putih, cincang kecil-kecil
Penyedap secukupnya
Lada hitam secukupnya, kalau tidak ada bisa pakai merica biasa
2 SDM blueband
Campur semua bahan saos..Setelah sosis matang, celupkan ke dalam saos dan siap dibakar..
"Barangsiapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun”. (HR. Ibnu Majah)
... Baca selengkapnyaSelain buat dibagikan ke santri, resep sosis bakar kayak gini sebenarnya bisa banget dijadikan ide jualan sosis depan rumah. Modalnya kecil, bikinnya cepat, tapi hasilnya kelihatan menarik karena sosisnya mekar cantik dan mengkilap. Anak-anak biasanya langsung tertarik lihat sosis bakar tusuk yang berjejer rapi di nampan, apalagi kalau warnanya cokelat keemasan.
Kalau mau jualan sosis bakar di depan rumah, aku biasanya mikir dulu soal konsep sederhananya. Misalnya pakai meja kecil atau gerobak mini di teras, kasih tulisan tangan "Sate Sosis Bakar" di karton atau papan sederhana. Yang penting kelihatan bersih dan rapi. Untuk harga, bisa disesuaikan dengan lingkungan sekitar; contoh: satu tusuk sosis bakar dijual 2.000–3.000 rupiah, tergantung ukuran sosis dan bahan saos yang dipakai.
Soal saos, resep dasar yang aku pakai bisa banget diimprovisasi kalau untuk jualan. Ada yang suka rasa manis, ada yang lebih suka pedas. Jadi biasanya aku siapkan dua versi: saos manis pedas dan saos pedas ekstra. Triknya, mentega dan kecap manis bikin warna sosis bakar jadi lebih cantik dan mengkilap di bagian yang dikerat, jadi saat dipajang di nampan, kelihatannya lebih menggugah selera.
Untuk persiapan jualan, sosis bisa dikerat dan dikukus dulu sampai mekar, lalu ditusuk sate dan ditaruh di wadah. Nanti kalau ada pembeli, baru dicelup ke saos dan dibakar sebentar supaya tetap fresh dan wangi. Cara ini juga menghemat waktu karena nggak perlu mulai dari nol tiap kali ada yang beli.
Kalau lingkungan rumah banyak anak-anak, bisa mulai jualan sore hari menjelang buka puasa atau jam pulang sekolah. Biasanya mereka suka nongkrong depan rumah sambil jajan. Sosis bakar tusuk jadi salah satu pilihan aman karena nggak terlalu mahal dan mengenyangkan sedikit. Ditambah penampilan sosis mekar yang menarik, kemungkinan besar mereka balik beli lagi.
Pengalaman pribadi, jualan kecil-kecilan kayak gini bikin suasana rumah hidup. Tetangga mulai mampir, anak-anak senang, dan pelan-pelan bisa jadi penghasilan tambahan. Yang penting tetap jaga kebersihan alat bakar, nampan tempat sosis bakar, dan tangan saat mengoles saos. Dengan cara sederhana, resep sosis bakar mekar ini nggak cuma jadi hidangan untuk berbuka, tapi juga bisa jadi langkah awal punya usaha makanan ringan depan rumah.