# KETAHANAN _PANGAN

Penyemprotan Lahan Jagung Poktan ASA JAYA Desa Sukapindah Kec.KPR

2025/10/9 Diedit ke

... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali dengar istilah ketahanan pangan, jujur aku kira itu cuma urusan besar di level negara. Tapi setelah ikut terjun langsung di penyemprotan lahan jagung Poktan ASA JAYA di Desa Sukapindah, pandanganku berubah total. Ternyata ketahanan pangan itu dimulai dari hal-hal kecil yang kita kerjakan di sekitar rumah, bahkan di perkotaan. Buat teman-teman yang tinggal di kota, mungkin bingung, “Aku nggak punya sawah, apa bisa ikut mendukung ketahanan pangan?” Jawabannya: bisa banget. Sekarang ini ada yang namanya pertanian perkotaan atau urban farming. Sederhananya, urban farming adalah kegiatan bercocok tanam yang dilakukan di area kota, biasanya di lahan sempit seperti pekarangan kecil, teras, balkon, bahkan atap rumah. Ada beberapa cara urban farming yang menurutku cukup ramah pemula: 1. **Tanah kebun/pekarangan** Kalau kamu punya sedikit lahan kosong di samping atau belakang rumah, manfaatkan saja untuk menanam tanaman konsumsi. Nggak perlu muluk-muluk, mulai dari cabai, tomat, kangkung, atau bayam. Di desa, lahan jagung yang aku lihat itu sebenarnya prinsipnya sama: memaksimalkan lahan yang ada supaya hasil panen bisa menambah stok pangan dan penghasilan. Di kota, skala lahannya lebih kecil, tapi dampaknya tetap terasa untuk dapur sendiri. 2. **Pot dan polibag** Buat yang nggak punya tanah langsung, pot dan polibag jadi penyelamat. Aku sendiri suka menanam cabai dan serai di pot karena praktis dan bisa dipindah-pindah. Polibag juga enak dipakai kalau ingin menanam lebih banyak tapi lahan terbatas. Di banyak program ketahanan pangan, warga diajak memanfaatkan pot dan polibag supaya halaman rumah lebih produktif, bukan cuma jadi tempat parkir. 3. **Hidroponik** Kalau tertarik yang sedikit lebih modern, hidroponik bisa dicoba. Sistem ini menanam tanaman tanpa tanah, biasanya pakai pipa dan larutan nutrisi. Di kota yang lahannya super sempit, hidroponik sering banget dipakai untuk budidaya sayuran daun seperti selada atau pakcoy. Beberapa temanku di perumahan bahkan patungan bikin rak hidroponik bareng, hasil panennya dibagi-bagi. Seru juga, sekalian jadi ajang kumpul warga. Dari pengalaman di desa dan lihat praktik di kota, aku merasa kunci ketahanan pangan itu adalah kreativitas memanfaatkan ruang. Di Desa Sukapindah, petani menjaga tanaman jagung dengan penyemprotan rutin supaya hasil panennya maksimal. Di kota, warga menjaga keberlangsungan pangan rumah tangga lewat kebun kecil, pot, polibag, sampai hidroponik. Skala boleh beda, tapi semangatnya sama: nggak pasrah hanya mengandalkan pasar. Kalau kamu lagi belajar tentang ketahanan pangan, menurutku penting juga paham istilahnya. Pertanian perkotaan yang mendukung program ketahanan pangan sering disebut urban farming. Bentuk praktiknya bisa berupa pemanfaatan tanah pekarangan, pot, polibag, atau sistem hidroponik. Jadi saat ketemu pilihan seperti itu di soal atau materi belajar, kamu nggak cuma hafal jawabannya, tapi juga kebayang penerapannya di dunia nyata. Intinya, mau di desa dengan lahan jagung yang luas, atau di kota dengan sepetak teras, semua bisa ambil bagian. Mulai saja dari satu pot tanaman yang bisa kamu rawat sendiri. Pelan-pelan, kamu ikut menyumbang pada ketahanan pangan, minimal untuk keluargamu dulu.

11 komentar

Gambar Lemon8_ID
Lemon8_ID

🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩