Dulu sempet parno liat bekas SC… sekarang malah bersyukur banget 🤍
Ternyata proses pulih itu bukan cuma fisik, tapi juga belajar nerima diri sendiri pelan-pelan 🫶🏻
Melalui pengalaman pribadi, saya belajar bahwa proses pemulihan bekas luka caesar bukan hanya soal penyembuhan fisik saja, melainkan juga soal menerima perubahan pada tubuh dengan sabar dan penuh kasih sayang. Setelah melahirkan, saya menyadari tubuh saya mengalami banyak perubahan; berat badan naik, adanya stretch mark, dan tentu saja bekas luka caesar yang awalnya membuat saya khawatir akan menjadi keloid atau terlihat menghitam. Namun, dengan perawatan yang tepat, luka tersebut bisa sembuh dengan baik dan hampir tidak terlihat. Saya rutin mengonsumsi suplemen yang mengandung albumin ikan gabus, ekstrak daun binahong, dan enzim bromelain yang saya dapatkan dari rekomendasi dokter dan teman. Kandungan tersebut membantu regenerasi jaringan kulit sehingga mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, menjaga kebersihan luka dan mengikuti anjuran medis sangat penting untuk mencegah infeksi. Selain perawatan fisik, saya juga mengambil waktu untuk belajar menerima perubahan fisik saya. Melihat perut yang bekas operasi dan perubahan lain seperti payudara yang lebih montok karena ASI mengajarkan saya untuk lebih menghargai tubuh yang telah berjuang melahirkan anak. Saya sangat menyarankan para ibu yang mengalami hal serupa untuk tidak terburu-buru menilai diri sendiri dari kondisi bekas luka atau perubahan tubuh. Beri waktu untuk penyembuhan dan jangan ragu untuk mencari dukungan dari tenaga medis dan komunitas ibu-ibu yang melalui pengalaman serupa. Proses ini memang tidak mudah, tapi dengan pendekatan perawatan yang tepat dan sikap positif, bekas luka caesar bisa menjadi bagian dari cerita kuat dan indah dalam perjalanan menjadi seorang ibu.












































































