... Baca selengkapnyaAku mulai jualan mie lidi gepeng dan makaroni warna-warni ini bener-bener dari modal kecil. Awalnya cuma iseng beli mie gepeng mentah di pasar, terus aku olah jadi beberapa rasa dan warna, kayak mie warna ungu, biru, hijau, sampai cokelat. Setelah itu aku kemas pakai plastik bening dan plastik biru biar kelihatan rapi dan menarik.
Satu hal yang aku pelajari, tampilan itu penting banget. Orang-orang jadi tertarik karena lihat tumpukan kemasan warna-warni, mie lidi gepeng yang panjang-panjang dengan warna merah muda, biru, ungu, dan hijau. Anak-anak biasanya suka yang warnanya rame, sedangkan orang dewasa lebih nanya ke rasa dan tingkat pedasnya. Jadi aku bikin beberapa varian: pedas level biasa, pedas banget ala mie lidi ngehe, sama yang gurih manis buat yang nggak kuat pedas.
Untuk harga, aku jual 1 bungkus cuma 2 ribu. Banyak yang kira untungnya kecil, tapi kalau dihitung-hitung, dari satu kilo mie gepeng mentah bisa jadi banyak bungkus. Kuncinya di porsi per bungkus yang pas: nggak terlalu dikit, tapi juga nggak kebanyakan. Biar tetap kelihatan penuh, aku atur posisi mie lidi di plastik supaya berdiri dan menumpuk rapi, jadi kelihatan tebal.
Proses bikinnya juga nggak terlalu ribet. Mie gepeng mentah tinggal digoreng sampai kering, lalu dibumbui saat masih hangat. Aku pakai bumbu bubuk yang biasa dipakai buat camilan: balado, keju, jagung bakar, barbeque, sampai rasa pedas asin ala mie lidi ngehe. Kalau mau warna lebih variatif, bisa pakai bumbu yang warnanya kuat, misalnya balado merah atau keju kuning, biar campurannya jadi mirip pelangi.
Aku jualnya fleksibel. Kadang titip di warung dekat rumah, kadang bawa beberapa bungkus ke kantor atau kampus, dan sering juga promosi di status WhatsApp. Foto tumpukan kemasan mie plastik biru dan bening yang penuh warna itu lumayan bikin orang penasaran. Kalau ada yang pesan banyak, aku siapin dalam pack isi enam bungkus supaya kelihatan lebih profesional.
Menurutku usaha mie lidi gepeng dan makaroni warna-warni ini cocok banget buat yang pengin punya kerjaan sampingan tanpa ribet. Nggak butuh alat mahal, cuma kompor, wajan, dan plastik kemasan. Yang penting telaten, jaga rasa dan kualitas minyak biar camilan nggak cepat tengik. Dari usaha kecil-kecilan ini, pelan-pelan aku bisa nambah varian kayak bakmie gepeng versi camilan kering dan eksperimen warna baru selain ungu dan biru.
Kalau kamu tertarik mulai, saran aku mulai aja dari skala kecil dulu. Coba jual ke teman atau tetangga, dengarkan masukan mereka soal rasa, pedasnya kebangetan atau kurang, kemasannya sudah oke atau belum. Dari situ pelan-pelan perbaiki. Yang penting konsisten, lama-lama pelanggan bakal balik lagi karena sudah cocok sama rasa mie lidi gepeng buatan kamu.