Why Does God feel Silence!
Silence can feel like distance, but they are not the same.
Pengalaman saya dalam perjalanan iman menunjukkan bahwa kesunyian dari Tuhan bukan berarti Dia meninggalkan kita. Seringkali, saat kita merasa tidak ada jawaban atau tanda, itu adalah saat di mana Tuhan sedang bekerja secara rahasia di balik layar kehidupan kita. Dalam masa kesunyian itu, penting untuk mengingat bahwa tidak mendengar suara Tuhan bukan berarti Dia tidak hadir. Kesunyian bisa terasa seperti jarak, tapi sebenarnya hanya sebuah fase dalam pertumbuhan rohani. Sebagai contoh, dalam situasi sulit seperti kehilangan pekerjaan atau masalah kesehatan, saya pernah merasakan sunyinya doa yang saya panjatkan. Namun, setelah melewati waktu itu, saya menyadari bahwa Tuhan memberikan kekuatan dan jalan keluar yang tidak saya perkirakan sebelumnya. Ini mengajarkan saya pentingnya terus percaya dan berserah, meski dalam keheningan tersebut. Keheningan Tuhan juga seringkali menantang kita untuk lebih mendalami hubungan dengan-Nya melalui doa dan refleksi diri, bukan hanya berfokus pada jawaban instan. Melalui pengalaman pribadi dan kisah orang lain, terdengar bahwa keheningan Tuhan adalah waktu untuk memperkuat iman dan menguatkan hati sebelum menerima berkat dan petunjuk berikutnya. Jadi, jangan anggap kesunyian berarti ketiadaan Tuhan. Justru saat itulah Dia sedang menggerakkan sesuatu yang besar dalam kehidupan kita yang mungkin belum bisa kita lihat. Percayalah, Tuhan selalu dekat dan bekerja meskipun kadang kita merasa sunyi. Kesunyian-Nya adalah bagian dari perjalanan iman yang mendewasakan dan mendekatkan kita kepada-Nya.































