Let's Make Bookmark ✨
Sebagai orang yang suka baca dan hobi gambar, aku sering banget pusing nyari cara membuat bookmark yang nggak cuma fungsional tapi juga estetik. Akhirnya aku coba-coba sendiri, dan ternyata cara buat penanda buku itu gampang banget kalau tahu trik dasarnya. Pertama soal bahan. Kamu bisa pakai kertas tebal seperti art carton, kertas foto, atau bahkan kardus bekas kemasan yang masih bagus. Kalau mau pembatas buku estetik versi low budget, aku sering pakai kertas dari buku sketsa yang sudah nggak kepakai, lalu dipotong memanjang ukuran kurang lebih 5 x 14 cm. Sesuaikan saja sama ukuran buku favoritmu. Setelah itu, tentukan konsep desain. Biasanya aku bagi jadi beberapa tema: floral simpel, doodle karakter lucu, dan lettering quote. Kalau kamu masih pemula, mulai dulu dari pola garis-garis, bentuk hati, bintang, atau motif kotak-kotak. Baru setelah agak lancar, coba tambahkan tulisan kata favoritmu, misalnya "keep reading" atau "me time". Untuk alat gambar, aku pribadi suka pakai fineliner hitam untuk outline, lalu diwarnai pakai spidol warna atau cat air tipis-tipis. Kalau kamu nggak pede gambar bebas, bisa pakai stiker, washi tape, atau potongan kertas koran dan majalah untuk dibuat kolase. Teknik tempel-tempel ini aman banget buat pemula dan hasilnya tetap kelihatan estetik. Supaya bookmark lebih awet, aku biasanya laminating. Kalau di rumah nggak ada alat laminating, bisa diakali dengan selotip bening lebar yang ditempel rapi di kedua sisi, lalu dipotong mengikuti bentuk bookmark. Kadang aku juga lubangi bagian atas dan tambahkan tali rami kecil atau pita, jadi lebih kelihatan manis waktu nongol di bagian atas buku. Hal lain yang menurutku penting saat belajar cara buat penanda buku adalah menyesuaikan desain dengan genre buku. Misalnya, untuk buku self improvement aku pakai desain lettering motivasi, sedangkan untuk novel fantasi aku pakai gambar bintang, bulan, atau siluet kastil. Dengan begitu, pembatas buku estetik yang kamu punya berasa lebih personal dan ada ceritanya sendiri. Aku juga suka bikin beberapa bookmark sekaligus dalam satu sesi, jadi nanti tinggal dipakai atau dikasih ke teman. Kadang aku tulis inisial di pojok kecil sebagai tanda punya siapa. Proses bikin bookmark ini lumayan bikin rileks, seperti journaling versi mini. Intinya, cara membuat bookmark itu fleksibel banget. Nggak perlu alat mahal atau skill gambar yang sempurna. Mulai saja dari bahan yang ada di rumah, desain yang simple, dan lama-lama kamu bakal nemu style pembatas buku estetik versi kamu sendiri yang bikin makin semangat baca.











































