lika-liku Mudik 2026

Hi 🍋.Bicara tentang #PuasaPintarUang

Pengeluaran yang paling terasa selama Ramadhan menurutku adalah... Tiket Mudik.

Bayangkan kita harus beli tiketnya H-45 sebelum keberangkatan mudik kalo mau harganya masih standar. Kalo udah kereta tambahan harganya beda.

Ternyata seriweh itu ya. Tiket mudik KAI harus pesen H-45 sedangkan THR suami belum cair tapi kita harus pesen hari itu juga kalo ngga mau kehabisan. Mau gamau kita pake dulu spaylater bayar bulan depan🫩

Yang ekonomi aja 80k pertiket.. dikali 5 orang.. pulang pergi🫠 kurang lebih, 1Jt buat tiket doang, belum nanti uang sakunya dan oleh-olehnya.

Belum lagi harus nyariin tiketnya pulang perginya beda hari jadi harus WAR lain hari lagi. Ibu mertua juga mau mudik, aku dan suami yang urus tiketnya.

Karena harus jam 12 aku sampe salah beli . yang harusnya buat maret malah Februari.. mana bisa refund-nya harus atas nama yang tertera di tiket dan kebetulan itu tiketnya Ibuk.

Alhasil aku harus buat surat kuasa buat ngurus dan dipotong 20% dari harga tiket😭😅 Dan karena pilihannya hanya cash atau rekening, Ibu ngga punya rekening jadi harus cash, cash pun yang ambil harus atas nama yang punya tiket lagi🤣😭 dah gitu pusing lah kami masa harus bawa ibu ke sana besuk setelah 7 hari karena katanya kalo cash bisa di ambil setelah 7 hari.. eh ternyata bisa di ambil nanti kalo pas mau mudik. Ah selamat, tapi ya tetep Ibu mau mudik tanggal itu jadi ngga dapet tiketnya, dan harus ganti hari berikutnya.

Bener-bener pengalaman banget deh, ternyata kayak gini ya rasanya orang-orang yang kerja jauh dan mau mudik ke kampung halaman.

Bagaimana dengan cerita persiapan mudik teman-teman?

Ternyata setelah jauh dari rumah, mau seberat apapun tantangannya, seberapa mahal tiketnya.. kalo udah bisa pulang ke kampung halaman, ketemu orang tua dan saudara rasanya sebanding.. karena ngga ada yang lebih indah dari hari raya nanti selain dengan berkumpul bersama keluarga bukan?

#ceritaku #mudik #RamadhanGuide #Hello2026

Kabupaten Bandung
2/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman mudik memang penuh lika-liku, terutama terkait pemesanan tiket yang harus dilakukan jauh-jauh hari seperti H-45 sebelum keberangkatan. Dari pengalaman pribadi, penting untuk mempersiapkan dana sedari awal, terutama saat THR belum cair. Salah satu solusi yang saya coba adalah menggunakan layanan bayar nanti (paylater) agar bisa segera memesan tiket sekaligus mengamankan kursi. Selain itu, menggunakan dua perangkat saat pemesanan tiket sangat membantu untuk dapat bersaing di masa antrian yang padat. Kadang harus standby dan terus me-refresh halaman agar tidak kehilangan kesempatan membeli tiket. Hal-hal kecil seperti ini sangat menentukan keberhasilan mendapatkan tiket sesuai tanggal dan tujuan mudik yang diinginkan. Pengalaman kerumitan refund juga wajib diperhatikan. Pastikan nama pada tiket dan identitas yang digunakan saat refund sama agar prosesnya lancar dan tidak dikenai potongan besar. Untuk yang tidak memiliki rekening bank, pengambilan dana cash perlu diperhatikan juga jadwalnya, sebab biasanya ada jeda waktu sebelum bisa diambil. Yang tidak kalah penting adalah mengatur jadwal keberangkatan dan kepulangan agar tidak bentrok hari, sehingga harus sering melakukan pencarian tiket (WAR) untuk memastikan semua anggota keluarga bisa mudik dengan nyaman. Jangan sampai salah beli tiket karena bisa menghabiskan biaya dan waktu. Persiapan mudik bukan hanya soal tiket dan biaya, tapi juga kesiapan mental menghadapi persaingan dan antrean saat membeli tiket. Namun, semua perjuangan itu terasa sebanding ketika akhirnya bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman di hari raya. Jadi, bagi teman-teman yang sedang mempersiapkan mudik 2026, pastikan rencana pembelian tiket selesai jauh hari, manfaatkan fitur pembelian online dengan dua perangkat, dan koordinasikan jadwal keluarga dengan baik agar mudik penuh kebahagiaan dan tanpa stres.