Sigemoy malu
Dulu aku juga sempat bingung, Giordano asal mana sih? Kirain awalnya brand lokal atau dari Eropa, soalnya outlet-nya di mall kelihatan rapi dan simpel. Setelah cari-cari info, ternyata Giordano itu brand pakaian yang asalnya dari Hong Kong. Brand ini mulai dikenal sekitar tahun 80-an dan pelan-pelan menyebar ke berbagai negara Asia sampai akhirnya masuk ke Indonesia. Di Indonesia sendiri, Giordano termasuk brand yang gampang ditemuin di mall-mall besar. Aku pertama kali notice Giordano gara-gara sering lewat tokonya dan lihat mannequin pakai kaos polos dan celana chino yang kelihatannya nyaman banget. Konsep pakaian mereka lebih ke basic dan casual: kaos polos, kaos berkerah, celana pendek, jaket simpel, yang cocok buat dipakai ke kampus, kantor santai, atau jalan-jalan. Yang menurutku bikin Giordano menarik itu kualitas bahan dan cutting-nya. Kaosnya biasanya pakai bahan katun yang tebal tapi tetap adem, jadi enak dipakai di iklim tropis kayak di Indonesia. Beberapa kaos yang aku punya dari Giordano lumayan awet, nggak gampang melar atau pudar warnanya walau sering dicuci. Jadi wajar kalau banyak orang penasaran "Giordano asal mana" karena brand ini kesannya cukup premium dibanding kaos biasa. Soal harga, menurut pengalamanku termasuk menengah: nggak semurah brand fast fashion tertentu, tapi juga nggak semahal brand high-end. Kalau lagi ada promo atau diskon seasonal, harganya bisa jadi lebih worth it banget. Biasanya aku manfaatin momen diskon tengah tahun atau akhir tahun buat beli basic items seperti kaos polos warna netral (hitam, putih, navy) yang bisa dipadu-padankan sama apa aja. Kalau kamu tipe yang suka outfit simpel tapi kelihatan rapi, Giordano bisa jadi pilihan. Brand ini memang bukan brand lokal, tapi sudah cukup lama hadir di Indonesia dan punya image yang cukup baik di soal kenyamanan dan keawetan. Jadi buat yang baru tahu dan masih tanya-tanya "Giordano asal mana", semoga penjelasan versi pengalaman pribadi ini bisa bantu kamu lebih kenal sama brand ini sebelum mutusin mau beli atau nggak.
