Seruit khas lampung

2025/8/28 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai orang Jawa yang pertama kali kenal seruit khas Lampung, aku langsung kaget karena ternyata rasanya unik banget. Seruit itu sebenarnya makanan tradisional Lampung yang biasanya dimakan bareng nasi hangat, sambal seruit, dan lalapan segar. Sekali makan, nasi satu centong tuh rasanya nggak cukup sama sekali. Seruit terbuat dari apa? Umumnya seruit memakai ikan sungai seperti ikan patin, baung, atau ikan nila. Ikannya bisa digoreng atau dibakar, lalu dimakan bersama sambal seruit Lampung. Ada juga yang pakai ikan asin dan ikan pindang, jadi aromanya makin kuat dan gurih banget. Bahan dasar seruit sendiri cukup sederhana: ikan, sambal seruit, dan lalapan seruit. Lalapan seruit Lampung biasanya pakai mentimun, kemangi, kacang panjang, terong bulat, sampai petai atau jengkol buat yang suka. Menurutku, lalapan seruit ini bikin makan jadi lebih segar dan nggak enek walau sambalnya pedas. Sekarang masuk ke bagian favoritku: cara bikin sambal seruit Lampung. Sambal seruit terbuat dari cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, terasi, garam, gula, dan yang paling penting: perasan jeruk limau atau jeruk nipis. Ada dua versi: sambal seruit mentah dan sambal yang ditumis sebentar. Kalau aku lebih suka sambal seruit mentah karena rasanya lebih segar dan wangi jeruknya lebih kerasa. Cara membuat sambal seruit Lampung yang sederhana: 1. Ulek cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, garam, gula, dan terasi (boleh dibakar dulu biar makin wangi). 2. Setelah agak halus, tambahkan tomat kalau suka sambal yang ada sedikit kuah segarnya. 3. Terakhir, beri perasan jeruk limau atau jeruk nipis yang banyak, ini kunci rasa sambal seruit. 4. Kalau mau, bisa dicampur sedikit minyak panas bekas goreng ikan biar sambalnya makin gurih. Bumbu sambal seruit ini sekilas mirip sambal rampai, tapi ada perbedaan sambal seruit dan rampai. Sambal rampai biasanya lebih banyak irisan bawang dan tomat, kadang ditambah daun jeruk, dan rasanya cenderung lebih asam-segar. Kalau sambal seruit khas Lampung menurut pengalamanku rasanya lebih nendang, pedas, dan cocok banget dicocol pakai ikan goreng atau ikan bakar. Ciri khas seruit Lampung menurutku ada di tiga hal: ikan sungai yang gurih, sambal seruit yang pedas-asam segar, dan lalapan seruit yang melimpah. Kombinasi tiga hal ini bikin aku yang orang Jawa jadi sering kangen seruit. Kalau lihat gambar seruit Lampung di media sosial saja rasanya sudah bikin pengin nambah nasi. Kalau kamu belum pernah coba, wajib banget cobain atau bikin sendiri di rumah. Tinggal siapkan bahan-bahan seruit, ikuti resep sambal seruit sederhana di atas, dan padukan dengan lalapan seruit Lampung versi kamu sendiri. Dijamin, sekali coba bisa-bisa ketagihan dan nasi selalu nambah dua kali!

Cari ·
sambal khas lampung