Burnt cheese cake versi okonomis
Aku juga sempat bingung waktu pertama kali cari resep burnt cheesecake ekonomis. Kebanyakan pakai cream cheese mahal, oven khusus, dan bahan yang susah dicari. Akhirnya aku utak-atik resep sampai ketemu versi burnt cheesecake low budget yang rasanya tetap creamy dan wangi keju, tapi pakai bahan yang lebih terjangkau. Pertama, aku ganti cream cheese impor dengan keju oles merk lokal (seperti yang ada di foto: 480 gr keju oles). Rasanya tetap keju banget, tapi harganya jelas lebih bersahabat. Kuncinya, kocok keju oles sampai benar-benar lembut dulu supaya tekstur burnt cheesecake-nya halus, nggak bergerindil. Untuk rasa dan aroma, aku tambahkan 1 sdt vanila ekstra, 40 gr susu kental manis (skm), dan 50 gr yogurt plain. Yogurt ini penting banget buat kasih sensasi asam segar ala cheesecake beneran, walaupun kita nggak pakai cream cheese mahal. Kalau nggak punya yogurt, bisa diganti dengan sedikit perasan lemon + susu cair, tapi menurutku pakai yogurt plain rasanya lebih stabil. Bagian yang bikin ekonomis lagi adalah whipcream bubuk. Aku pakai 50 gr whipcream bubuk yang dilarutkan dengan 100 ml air dingin, lalu dikocok sampai mengembang. Ini yang bikin tekstur burnt cheese cake tetap creamy dan lembut tanpa heavy cream yang harganya lebih mahal. Setelah whipcream jadi, baru dicampur pelan-pelan ke dalam adonan keju. Untuk pengental, cukup pakai 4 sdm tepung maizena dan sejumput garam. Jangan kebanyakan maizena supaya hasilnya nggak jadi kayak bolu cheese cake yang terlalu padat. Burnt cheesecake itu idealnya bagian tengah masih agak lembek ketika baru keluar dari oven, nanti mengeras sendiri setelah dingin. Cara membuat burnt cheese cake versi ekonomis ini kurang lebih seperti ini: 1. Panaskan oven di suhu tinggi (200–220°C), siapkan loyang yang sudah dialasi baking paper sampai menjulang ke atas biar cake bisa ‘naik’ dan bagian atasnya benar-benar burnt. 2. Kocok keju oles sampai lembut, masukkan skm, yogurt, vanila, dan garam. Aduk sampai rata. 3. Masukkan 2 butir telur satu per satu, aduk pakai whisk, jangan overmix. 4. Tambahkan larutan whipcream yang sudah dikocok, aduk balik pelan. 5. Terakhir, masukkan tepung maizena yang sudah diayak, aduk asal rata. 6. Tuang adonan ke loyang, hentakkan sekali dua kali untuk mengeluarkan udara. 7. Panggang sampai bagian atasnya cokelat gelap (burnt) tapi tengahnya masih sedikit goyang. Versi ini cocok banget buat kamu yang pengin coba resep burnt cheesecake ekonomis untuk camilan keluarga atau ide jualan rumahan. Modalnya nggak segila pakai cream cheese impor, tapi rasanya tetap mirip burnt cheesecake kafe. Kalau mau dijadikan kue cheese cake untuk ulang tahun juga bisa, tinggal dihias dengan gula halus, buah, atau saus karamel sederhana. Kalau kamu suka tekstur lebih padat mirip bolu cheese cake, tinggal tambahkan sedikit tepung maizena dan panggang lebih lama sampai bagian tengahnya nggak terlalu loyer. Tapi kalau aku pribadi, lebih suka versi tengahnya lembut lumer ala burnt cheesecake klasik. Silakan disesuaikan selera ya!






































panggung nya pake apa kak oven atau sejenis nya