motivasi diri/muhasabah cinta
ambil pelajaran yang berharga dalam setiap ucapaan,beri waktu ruang untuk kita dengarkan walau terkadang kedengaran nya itu menyakitkan..
Kadang yang bikin kita paling sakit hati itu bukan masalahnya, tapi ucapan orang. Dulu aku tipe yang gampang tersinggung, apalagi kalau ada yang mengkritik. Tapi setelah belajar muhasabah diri dalam Islam, aku mulai coba pelan-pelan lihat semuanya sebagai teguran lembut dari Allah. Salah satu ayat muhasabah diri yang sering aku ingat adalah QS. Al-Hasyr:18, yang intinya kita diminta untuk memperhatikan apa yang sudah kita persiapkan untuk hari esok. Dari sini aku belajar, setiap perkataan orang, bahkan yang menyakitkan, bisa jadi bahan evaluasi: apakah benar aku punya kekurangan di situ? Kalau iya, berarti saatnya memperbaiki diri. Aku juga suka kumpulin kata-kata muhasabah diri islami di catatan HP. Misalnya: "Jangan buru-buru benci pada nasihat yang menyakitkan, bisa jadi di situlah Allah sedang menyelamatkanmu." Kalimat sederhana seperti itu pernah banget menampar aku waktu lagi keras kepala dan nggak mau diingatkan. Dalam proses ini, aku kasih ruang buat diri sendiri untuk diam dan merenung. Biasanya sebelum tidur, aku tanya ke diri sendiri: hari ini aku sudah menyakiti siapa dengan ucapanku? Aku sudah gunakan waktu untuk apa aja? Cara ini pelan-pelan bikin aku lebih hati-hati bicara dan lebih peka sama perasaan orang lain. Kalau kamu lagi cari kata mutiara muhasabah diri islami, coba tulis sendiri dari pengalaman hidupmu. Misalnya saat kamu gagal, ditolak, atau dikritik. Tulis apa yang kamu rasakan, lalu kaitkan dengan keimanan: "Mungkin ini cara Allah mengingatkanku agar tidak sombong", atau "Mungkin aku terlalu jauh dari-Nya belakangan ini." Dari situ, kamu bisa punya koleksi ayat dan kata-kata muhasabah diri yang benar-benar relate dengan hidupmu. Yang paling kerasa, setelah rutin muhasabah, hati jadi lebih lembut menerima nasihat. Ucapan yang dulu terasa menusuk, sekarang lebih sering aku terima sebagai pengingat. Memang nggak mudah, tapi perlahan kamu akan sadar, ternyata banyak kebaikan tersembunyi di balik kata-kata yang awalnya menyakitkan. Yang penting, kasih waktu dan ruang buat dirimu untuk mendengarkan, lalu ambil pelajaran berharganya.


































