AKIBAT TERLALU LAMA HIATUS! 😫

hi lemondes! 🍋

Sekali lagi welcome back ya to me ✨✨

Akhirnya setelah mempertimbangkan segala kondisi dan situasi ku untuk maju mundur download aplikasi ini. akhirnya aku memutuskan untuk mulai lagi dari awal.

Yas, kenapa harus mulai dari awal, aku sadar sepenuhnya. karena ini emang pilihan berat. tapi kurasa aku harus lakuin ini🙏🏻

Resiko banget sih Hiatus 1 tahun lebih dari Lemon8_ID ini. yang aku rasain hilangnya interaksi sesama kreator lamaku dan juga pastinya bakal hilangnya minat, dan kepercayaan.. karena mulai dari awal lagi agak cukup sulit. bahkan diriku awalnya sudah di Cap sebagai "Suhu" yang katanya. tapi, didalam diriku sendiri jujurly aku masih jauh menjadi orang baik. ternyata juga aku sama seperti kalian gitu. yang suka ambisius dalam dunia perkontenan.. akhirnya aku memutuskan untuk Stop dari Niche sebelumnya. karena aku tau aku gak baik dan masih perlu banyak belajar.

Pada akhirnya aku memilih fokus di sebelah buat membangun Personal Branding. yang dimana Niche aku sebagai Beuaty / makeup transisi ( lebih fokus ke makeup) 🙏🏻

maafkan ya gaes bila gak seperti dulu lagi. maafkan aku juga buat followersku jika tidak sesuai ekspetasi yang ada 🙏🏻🥲

.

#TentangKehidupan #PerasaanKu #BahasMental

2025/11/17 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai stw tua yang sempat lama banget hiatus, jujur aku ngerasa kayak mulai dari nol lagi. Di usia yang udah nggak dibilang muda, dunia perkontenan itu kadang bikin insecure sendiri. Apalagi pas liat profil Lemon8 yang dulu rame, followers lumayan, suka juga banyak, terus tiba-tiba vakum berbulan-bulan. Pas balik, rasanya kayak: “Duh, ini semua masih relevan nggak sih buat aku yang 35+?” Selama hiatus, aku sempat menyalahkan diri sendiri karena terlalu ambisius. Dulu ngejar posting tiap hari, ikut tren apa pun, sampai lupa nanya ke diri sendiri: sebenernya aku mau dikenal sebagai kreator apa? Ditambah lagi, ada peringatan dalam kepalaku tentang jangan maksa diri ngikut standar orang lain di usia 35+. Kita punya ritme hidup sendiri, punya batas energi sendiri, dan itu valid. Pap apotek versi aku tuh bukan cuma sekadar foto-foto cantik di depan cermin atau di ruangan penuh barang dan peralatan fotografi. Di balik itu ada proses panjang: belajar lighting, belajar angle, trial and error makeup supaya cocok di kamera, sampai mikir branding seperti apa yang sesuai sama umur dan kepribadian. Sebagai kreator digital kecantikan dan makeup, aku pengen nunjukkin kalau stw tua juga bisa tetap berkonten dengan gaya yang elegan dan apa adanya. Aku juga ngerasain banget kehilangan interaksi sama teman-teman kreator lama. Dulu bisa tiap hari pap, saling komen, saling support. Setelah hiatus, kaki ini rasanya berat banget buat melangkah masuk lagi ke circle yang sama. Ada rasa sedih waktu ngeliat foto kaki dua orang di lantai keramik, yang satu pakai sandal putih dan satu sepatu gelap—kayak simbol kalau jalan kita sekarang mungkin udah beda arah. Tapi dari situ aku belajar: nggak apa-apa kalau koneksi berubah, yang penting kita tetap jujur sama diri sendiri. Sekarang fokusku jelas: bangun personal branding sebagai kreator digital kecantikan dan makeup, pelan-pelan aja. Aku mulai dari hal sederhana: pap apotek makeup harian, share produk yang cocok buat kulit stw tua, gimana cara bikin look fresh tanpa harus kelihatan memaksa muda. Semua aku ceritain dari sudut pandang UGC, ala teman curhat, bukan guru yang serba tahu. Buat kamu yang mungkin lagi di fase "tua tapi pengen tetap berkonten", percaya deh, nggak ada kata terlambat. Nggak masalah kalau harus rebranding dari niche lama, atau mulai lagi setelah vakum panjang. Yang penting, kamu enjoy prosesnya dan berani jujur soal batas diri. Stw tua bukan alasan buat berhenti berkarya, justru bisa jadi ciri khas yang bikin kontenmu beda dari yang lain.

19 komentar

Gambar 🍒 Amelia JR 🍒
🍒 Amelia JR 🍒

akhirnya kak widya 🤩

Lihat lainnya(2)
Gambar Karinddd
Karinddd

welcome back kak🥰 beberapa teman lama ada yg hiatus juga kak🥺

Lihat lainnya(1)

Lihat komentar lainnya