SEJAK 16 Februari 2026 (Surabaya, 12 Maret 2026)
Pagi ini saya di diberitahu kalau listrik habis
Menghadapi situasi listrik yang habis tentu cukup menantang, terutama saat bulan Ramadhan dimana kebutuhan listrik bisa meningkat. Dari pengalaman saya pribadi di Surabaya, token listrik yang saya beli lewat Akulaku Paylater ternyata lebih cepat habis dari yang saya perkirakan. Hal ini menjadi pelajaran penting tentang bagaimana mengatur penggunaan listrik dengan lebih bijak. Salah satu cara yang saya terapkan adalah mengurangi pemakaian alat elektronik yang tidak mendesak terutama pada jam-jam puncak penggunaan listrik. Selain itu, saya juga mulai memonitor konsumsi listrik secara rutin agar tidak kaget bila token listrik mulai berkurang cepat. Dengan memanfaatkan fitur pembayaran digital seperti Akulaku Paylater, proses pembelian token listrik menjadi lebih mudah dan cepat saat dibutuhkan. Pengalaman ini membuat saya sadar pentingnya persiapan menghadapi kemungkinan listrik padam, terutama bagi yang merayakan Ramadhan dan mengandalkan listrik untuk aktivitas ibadah dan masak. Selain mengecek saldo token listrik secara berkala, menyediakan alternatif penerangan dan memasak manual bisa menjadi solusi cadangan saat listrik mati. Bagi pembaca yang mungkin mengalami hal serupa, saya sarankan untuk selalu memiliki cadangan token listrik serta menggunakan energi listrik secara efisien. Jangan lupa juga untuk memanfaatkan teknologi pembayaran digital agar memudahkan pengisian token listrik kapan saja tanpa harus keluar rumah. Semoga pengalaman ini bermanfaat dan dapat membantu mengantisipasi kehabisan listrik di masa mendatang.



