✨Roti Isi Daging Ayam siapa bisa menolak…✨
yuk bikin roti lagi, isiannya enak loh, rotinya juga lembut 👍🏼 save videonya dan resepnya 🙏🏻
🍗 Bahan Isian :
500 daging ayam cincang
1/2 siung bawang bombay, dicincang
3 siung bawang putih, dicincang
3 butir bawang merah, diiris tipis
4 sdm kecap manis
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1/2 sdt garam
1/2 sdm gula pasir
1/4 sdt lada bubuk
1/4 sdt kaldu ayam bubuk
2 sdm minyak untuk menumis
🍞Bahan Roti :
1 kg tepung terigu protein tinggi
1 sachet ragi Saf-Instant Gold
1 sachet Ibis Blue
1/2 sachet Baker's Bonus A
50 gr susu bubuk
190 gr gula pasir
2 butir telur
10 gr garam
400 ml air es
120 gr margarin
🍗 Cara Membuat Isian :
• Tumis bawang bombay sampai agak layu, masukkan bawang putih dan bawang merah, tumis sampai harum.
• Masukkan daging ayam, aduk rata sampai berubah warna. Masukkan semua bumbu, tambahkan sedikit air, aduk rata. Koreksi rasanya. Masak sampai mengental dan daging matang, angkat, sishkan dulu.
Setelah beberapa kali coba, aku merasa kunci roti isi ayam yang lembut itu ada di cara ngulenin adonan dan proofing-nya. Jadi setelah semua bahan roti dicampur, uleni sampai benar-benar kalis elastis, adonan nggak nempel di tangan dan bisa ditarik tipis tanpa robek (window pane test). Biasanya aku butuh sekitar 15–20 menit kalau ulen manual, kalau pakai mixer tentu lebih cepat. Untuk raginya, aku pakai ragi Saf-Instant Gold sesuai resep. Pastikan raginya masih aktif ya, jangan yang sudah lama dibuka. Kalau ragu, bisa aktifkan dulu dengan sedikit air hangat dan sedikit gula, tunggu sampai berbusa baru dicampur ke adonan. Tapi kalau sudah yakin fresh, ragi instan bisa langsung dicampur ke tepung. Setelah adonan kalis, diamkan sampai mengembang 2x lipat. Lama proofing bisa beda-beda tergantung suhu ruangan, di tempatku biasanya sekitar 45–60 menit. Tutup adonan dengan plastik atau serbet bersih supaya permukaannya nggak kering. Kalau sudah mengembang, kempiskan, baru bagi adonan sesuai selera. Aku biasanya bikin ukuran sedang biar sekali makan pas. Untuk isian ayam cincang, kamu juga bisa variasi. Kadang aku tambahin sedikit wortel cincang atau daun bawang supaya lebih berwarna dan ada tekstur. Kalau suka pedas, bisa juga tambah irisan cabai atau sedikit saus sambal saat menumis. Rasa manis-gurih dari kecap manis, saus tiram, dan kecap asin ini bikin roti isi daging ayam jadi mirip isian roti kemasan yang sering kita beli di minimarket, tapi versi homemade dan lebih hemat. Saat membentuk roti isi ayam, pastikan isian nggak terlalu berair supaya adonan nggak jebol. Ambil selembar adonan, pipihkan, taruh isian ayam cincang di tengah, lalu cubit bagian pinggirnya sampai tertutup rapat. Letakkan dengan bagian sambungan di bawah di loyang yang sudah dioles margarin atau dialasi baking paper. Proofing kedua juga penting. Setelah roti dibentuk dan diisi, diamkan lagi sekitar 30 menit sampai mengembang. Baru kemudian oles permukaan roti dengan campuran kuning telur dan sedikit susu atau margarin cair supaya hasil panggangan mengkilap cantik. Kalau suka, bisa taburi wijen di atasnya sebelum dipanggang. Untuk memanggang, sesuaikan dengan oven masing-masing. Di ovenku, aku panggang di suhu sekitar 170–180°C selama kurang lebih 20–25 menit sampai bagian atasnya cokelat keemasan. Begitu matang, langsung oles tipis margarin di permukaan roti selagi masih panas supaya hasil akhirnya lembut dan wangi, mirip roti "kemasan baru" yang dijual di toko roti. Roti isi daging ayam ini enak banget dimakan hangat, tapi kalau mau disimpan bisa dimasukkan ke wadah kedap udara setelah benar-benar dingin. Biasanya tahan 2–3 hari di suhu ruang. Kalau mau lebih lama, bisa masuk freezer lalu dipanaskan lagi sebelum disajikan. Cocok buat bekal anak sekolah, sarapan, atau camilan sore ditemani teh atau kopi.





profing brp menit kak