... Baca selengkapnyaKalau dengar kata Tari Meong, yang langsung kebayang di aku itu gerakan lucu anak-anak yang menirukan kucing dan suara tawa penonton di sekolah. Di TK IT Baitussalam Prambanan, Tari Meong ini jadi salah satu momen favorit setiap ada acara pentas seni atau wisuda. Anak-anak bukan cuma sekadar menari, tapi juga belajar percaya diri di depan banyak orang.
Waktu persiapan, guru-guru biasanya mulai dari pengenalan dulu. Anak-anak dikenalkan kalau Tari Meong itu tarian anak yang ceria, gerakannya sederhana tapi butuh kekompakan. Mereka diajak latihan pelan-pelan, dari hafalin urutan gerak sampai ekspresi wajah yang harus ceria, seolah-olah benar-benar jadi kucing kecil yang lincah. Di tahap ini aku lihat sendiri bagaimana anak yang awalnya pemalu, lama-lama berani maju ke depan barisan.
Kostum juga jadi bagian paling seru. Di TK IT Baitussalam Prambanan, anak-anak dipakaikan kostum hitam-putih dengan penutup kepala motif macan tutul dan riasan wajah kucing. Ada yang dipulas hidungnya jadi hitam kecil, ditambah kumis tipis di pipi. Mereka senang banget waktu lihat wajah sendiri bercermin, bahkan sebelum tampil pun sudah heboh minta difoto di rumput hijau halaman sekolah.
Dari sisi orang tua, Tari Meong ini bukan cuma hiburan, tapi juga bentuk pembelajaran karakter. Anak belajar disiplin datang latihan tepat waktu, belajar kerja sama karena kalau satu anak salah gerak, kelihatan di panggung. Selain itu, ada juga latihan fokus dengar instruksi guru dan mengikuti irama lagu. Hal-hal sederhana ini ternyata pengaruhnya besar ke keseharian mereka di rumah, jadi lebih mudah diarahkan.
Aku pribadi merasa acara Tari Meong di Baitussalam Prambanan juga jadi ajang silaturahmi. Orang tua saling kenal saat sama-sama menunggu anak latihan atau saat hari tampil, kita duduk di deretan kursi penonton, saling tukar cerita soal perkembangan anak. Guru-guru pun terbuka, mau menjelaskan kalau ada anak yang masih canggung dan bagaimana kita bisa bantu latihan di rumah.
Kalau ada orang tua yang anaknya baru masuk TK IT Baitussalam Prambanan dan dengar akan ikut Tari Meong, menurutku tidak perlu khawatir. Tidak harus anak yang sudah pandai menari, justru di sinilah mereka belajar dari nol. Bisa mulai latih di rumah dengan memutar lagu Tari Meong, ajak anak menirukan gerak sederhana seperti mengangkat tangan, melompat kecil, dan tersenyum lebar. Yang penting anak merasa senang dulu, bukan sempurna.
Di akhir acara, saat semua anak berpose dengan kostum lengkap di halaman sekolah, rasanya bangga sekali. Dari jauh kelihatan deretan kostum hitam-putih dan penutup kepala motif macan tutul, senyum mereka penuh rasa puas karena sudah berhasil tampil. Buatku, momen Tari Meong di TK IT Baitussalam Prambanan ini jadi kenangan manis yang sayang kalau tidak diabadikan dan diceritakan kembali.