5 APLIKASI SCREEN TIME UNTUK ANAK | ORTU WAJIB TAU
Sering sekali para orang tua memberi Gadget/Tab/Handphone ke anak anak nya yg masih sekitar umur 4 - 5 tahun, yang membuat anak semakin kecanduan dan eksplore banyak aplikasi yang tidak kita ketahui.
kekhawatiran selalu muncul bagi kesehatan mental dan fisik si anak, kalau seketika kita stop dan memarahi mereka untuk tidak menggunakan nya lagi.
5 aplikasi ini dapat orang tua gunakan untuk menjaga sang anak dari kecanduan bermain gadget.
1. Qustodio
2. Parental
3. Screen Time
4. Our Pact
5. Norton Family
Semoga membantu dan bisa berguna ya bund..
#CurhatIRT #RateKehidupanKu #kidsactivities #aplikasi #parenting
Sebagai orang tua, aku dulu termasuk yang suka "kalah" sama rengekan anak ketika mereka minta HP. Awalnya cuma niat kasih sebentar buat nonton kartun, tapi lama-lama jadi kebiasaan. Sampai akhirnya aku cari cara supaya HP tetap bisa dipakai, tapi waktunya terkontrol. Dari situ aku mulai kenal yang namanya aplikasi timer HP untuk anak. Buat aku, aplikasi pembatas waktu main HP ini fungsinya bukan sekadar mematikan HP anak, tapi membantu bikin aturan yang konsisten. Misalnya, aku set 1 jam per hari untuk nonton atau main game. Setelah waktu habis, aplikasi otomatis mengunci atau membatasi akses, jadi aku nggak perlu tiap kali marahin atau rebutan HP lagi. Beberapa aplikasi yang pernah aku coba selain Qustodio, Screen Time, OurPact, dan Norton Family adalah aplikasi seperti Kidslox dan sejenisnya yang punya fitur timer mematikan HP untuk anak. Biasanya fitur utamanya: - Timer harian: kita bisa atur anak hanya boleh pakai HP misalnya 30 menit pagi, 30 menit sore. - Jadwal belajar dan tidur: di jam tertentu HP otomatis terkunci, jadi anak fokus belajar atau istirahat. - Pembatasan aplikasi: cuma aplikasi tertentu yang boleh dibuka, misal YouTube Kids atau aplikasi belajar. - Laporan penggunaan: kita bisa lihat anak paling sering buka aplikasi apa dan berapa lama. Yang paling kerasa manfaatnya, hubungan aku sama anak jadi lebih enak. Dulu kalau aku ambil HP tiba-tiba, mereka langsung tantrum. Sekarang sebelum pakai, aku jelaskan dulu kalau ada "timer HP untuk anak" di gadget mereka. Jadi ketika waktu habis dan layarnya terkunci, mereka lebih bisa menerima karena merasa itu aturan dari awal, bukan tiba-tiba dilarang. Tips dari pengalamanku kalau mau pakai aplikasi pembatasan penggunaan HP: 1. Pilih aplikasi yang gampang dipakai orang tua. Tampilan bahasa Indonesia atau ikon yang jelas itu bantu banget. 2. Awali dengan ngobrol sama anak, jelaskan kenapa HP-nya pakai timer. Jadi mereka nggak merasa dihukum. 3. Mulai pelan-pelan. Kalau biasanya bisa 3 jam, langsung dipotong jadi 1 jam itu bisa kaget. Kurangi bertahap. 4. Sediakan kegiatan pengganti: main puzzle, mewarnai, baca buku, atau main di luar rumah, supaya mereka nggak bosan ketika HP terkunci. Menurutku, aplikasi orang tua dan anak seperti ini jadi penolong banget di era digital. Bukan berarti kita melarang total, tapi kita belajar bareng anak untuk pakai gadget dengan lebih sehat. Yang penting, orang tua tetap mendampingi dan nggak menjadikan HP sebagai satu-satunya alat hiburan anak.

