... Baca selengkapnyaPertama kali kenal ikan nilem, aku taunya cuma sebagai ikan kecil yang sering nyangkut di kail pas mancing di danau. Tapi setelah sering dapat ikan nilem kecil kayak di foto, lama-lama jadi penasaran: sebenarnya ikan nilem itu apa sih?
Ikan nilem (di beberapa daerah disebut ikan melem, ikan paweh, bahkan ada yang nyebut ikan nilam atau nelem) termasuk ikan air tawar yang masih satu kerabat dengan ikan mas. Bentuk tubuhnya memanjang, sisiknya keperakan, kadang ada corak oranye samar di bagian sisi badan, dengan sirip agak kecokelatan. Kalau baru naik dari air, warna sisiknya kelihatan mengkilap banget, apalagi kalau kena sinar matahari.
Karena ukurannya sering kecil dan coraknya cantik, ikan nilem ini sebenarnya cukup cocok dijadikan ikan hias di akuarium. Aku pernah coba pelihara beberapa ekor hasil mancing di Danau Adhigana GNI Situsari. Setelah diaklimatisasi pelan-pelan (biasakan dulu dengan suhu air akuarium), mereka bisa adaptasi dan berenang aktif. Kalau di akuarium dikasih tanaman air dan batu-batuan, kelihatan banget kalau nilem ini senang nyari-nyari makan di dasar dan dinding kaca.
Buat yang penasaran makanan ikan nilem, di alam liar mereka doyan lumut, alga, dan sisa-sisa tumbuhan di air. Waktu mancing, umpan yang cukup efektif menurut pengalamanku itu pelet yang dihaluskan atau lumut yang nempel di batu-batu pinggir danau. Kadang aku campur pelet dengan sedikit dedak supaya aromanya lebih kuat. Kalau lagi rezeki, sekali lempar bisa dapat beberapa ekor nilem kecil.
Soal budidaya ikan nilem, beberapa petani di desa biasanya pelihara nilem di kolam campur dengan ikan mas atau nila. Keunggulannya, nilem ini bantu bersihin kolam karena dia suka makan lumut dan sisa pakan, jadi air kolam cenderung lebih bersih. Dagingnya juga enak, walau durinya cukup banyak. Biasanya diolah jadi ikan goreng atau pepes.
Buat yang lagi cari gambar atau foto ikan nilem hasil mancing, ciri khasnya gampang dikenali: sisik perak, bentuk tubuh ramping, dan kalau masih kecil ukurannya pas banget di genggaman tangan. Di beberapa daerah, orang lebih familiar dengan sebutan ikan melem, tapi sebenarnya masih jenis yang sama.
Kalau kamu nemu istilah ikan nilem dalam bahasa Melayu, biasanya tetap disebut ikan nilem atau ikan melem juga, karena penyebutannya mirip di beberapa negara tetangga. Intinya, di mana pun namanya, ikan ini tetap punya daya tarik sendiri: bisa jadi ikan konsumsi, ikan hias, sekaligus ikan target mancing yang asyik kalau lagi kumpul di spot-spot tertentu.
Pengalamanku, mancing nilem itu cocok banget buat yang suka sensasi tarikan ikan kecil tapi sering. Apalagi kalau lagi duduk santai di tepi danau, lihat ujung pelampung goyang-goyang, lalu muncul nilem kecil dengan sisik keperakan di telapak tangan — rasanya bikin pengin foto terus tiap dapat satu ekor.