Dari bocah yg sering panik, takut, stress, suka ga ngeh tugas apa, dan gampang nangis kl sedih/marah/emosi, sekarang bs berubah jadi anak muda yang jauh lebih kuat, lebih dewasa, lebih percaya diri, dan lebih tahu arti tanggung jawab, meskipun blm sempurna tp mama yakin km akan terus bertumbuh menjadi pribadi lbh baik lagi nanti
Big thanks to @kolesekanisius (CC)!
Makasih sudah sabar menempa dan membimbing anak kami lewat nilai-nilai 4C + 1L. Bukan cuma otaknya yang diasah, tapi mental dan karakternya juga dibentuk lbh baik.
Buat pak John, pak @ign_banu , mr Sum banyak2 Terimakasih
Pak John krn guru yg dia anggp paling menakutkan, tp malah guru pertama juga yg menumbuhkan kepercayaan dirinya
Pak Banu dan Mr Sum sama2 sosok guru plg menenangkan n meneduhkan, dan sumber sgala sumber solusi kl ada masalah di skolah (beliau2 adalah wali kelas) guru2 yg sangat dianggap Aiden adalah guru paling baik, paling perhatian, paling bs menguatkan, baik dalam hal akademik, dalam hal non akademik.
Sekolah di CC lumayan bikin Culture shock Aiden (dan mamanya jg 🥹 ) krn selain masalah barier language (Aiden awalnya dr SD berbahasa pengantar Inggris di SD Saint Peter, kemudian masuk ke sekolah Nasional (CC), tugas akademik dan non akademik nya banyak dan bikin kelimpungan, dimana dl waktu masuk awal2 masih bergelut dengan masalah fokus (anaknya dr kecil memang ada kesulitan fokus, tx God makin besar makin fokus) tp lama2 krn tuntutan hrs bisa jd makin terbiasa melatih fokus, kami ortunya juga ikut jatuh bangun, kena mental krn memang berat sekolah di sekolah yg akademik hrs bagus tp kegiatan non akademiknya juga bener2 padat..tp semua itu kami tau ada maksd dan tujuannya. TIDAK SALAH KAMI MEMILIH CC untuk anak kami. Spt semboyan CC "Give me the child and I'll give you the man"
Dan selain 3 guru tsb, Terima kasih banyak, Bapak, Ibu Guru, dan Staf dan Direksi karena tidak pernah menyerah pada Aiden dan selalu melihat potensi terbaik di dalam dirinya
Selamat Aiden! Mama n papa proud of you.
Perjalanan SMU menantimu, pasti tantangan lbh besar lg, tetap bawa semangat Ad Maiorem Dei Gloriam ya!
Melihat perkembangan Aiden di Sekolah Kolesekanisius (CC), saya bisa merasakan bagaimana peran lingkungan pendidikan yang tepat sangat penting dalam membentuk karakter dan mental anak. Sebagai orang tua, menghadapi anak yang awalnya sering panik, takut, dan stres tentu bukan perkara mudah. Saya sendiri juga pernah mengalami situasi di mana anak saya kesulitan beradaptasi dengan ritme sekolah yang padat dan tantangan akademik yang tinggi, apalagi saat terdapat barrier bahasa seperti yang dialami Aiden. Menjalani proses adaptasi ini memang penuh liku, mulai dari kesulitan fokus hingga perasaan takut menghadapi guru dan acara di sekolah. Namun, kehadiran guru-guru seperti Pak John, Pak Banu, dan Mr. Sum yang selalu mendukung, menenangkan, serta memberikan solusi membantu anak dapat menemukan kepercayaan diri dan ketenangan yang sebelumnya sulit diraih. Saya sangat setuju dengan filosofi CC "Give me the child and I'll give you the man" yang menekankan bukan hanya prestasi akademik, tapi juga pembentukan karakter dan resilience seorang anak. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa kesabaran dan konsistensi orang tua bersama guru sangat diperlukan agar anak dapat melewati masa-masa sulit di sekolah. Dalam keseharian, saya juga melihat bagaimana anak belajar menulis refleksi panjang, berjuang menghadapi tugas-tugas berat sambil berusaha menjaga kesehatan. Bahkan saat merasa jet lag atau kurang enak badan, semangat menyelesaikan tugas tetap dijaga dengan cara yang fleksibel. Dukungan sosial dari teman-teman dan guru juga sangat berperan dalam membangun rasa percaya diri anak. Misalnya saat Aiden mendapat Magis Award, keberhasilan ini bukan hanya penghargaan pribadi, tapi hasil dari perjalanan panjang membentuk mental dan karakter yang kuat. Ini menjadi motivasi baru bagi anak untuk terus belajar lebih keras, berani berteman lebih banyak, dan menjadi pribadi yang lebih dewasa serta mandiri. Bagi orang tua lain yang sedang berjuang menemani anaknya melalui masa sekolah yang penuh tantangan, pengalaman seperti ini bisa menjadi inspirasi bahwa proses tumbuh kembang anak kadang memang memerlukan kenekatan dan penyesuaian diri yang besar. Namun dengan lingkungan sekolah yang tepat dan dukungan penuh dari guru serta orang tua, anak dapat berkembang menjadi pribadi yang tangguh dan penuh percaya diri menuju jenjang pendidikan selanjutnya.










