Hotel ini dibangun sejak th 1928, sebelumnya pernah jd kantor pos besar, kantor administrasi pemerintah, sampai rumah sakit bekas ww2 (untung ga ada uka2 wkwkk), breakfastnya jgn lewatkan laksanya..kayanya ga semua hotel py laksa yg enak n komplit, di toko Merchandnya ada boneka bear yg jd icon hotel dlm berbagai seragam, ada tukang pos, sailor, sampai pake baju congsam #creatorsearchinsights #hotelfullertonsg

5/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenginap di Hotel Fullerton Singapore tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga pengalaman budaya dan sejarah yang unik. Bangunan yang telah berdiri sejak tahun 1928 ini menyimpan cerita menarik mulai dari fungsi awalnya sebagai kantor pos besar, tempat administrasi pemerintah, hingga rumah sakit semasa Perang Dunia II. Sejak masuk ke dalam area hotel, saya langsung merasakan suasana bersejarah yang dipertahankan dengan sangat baik. Salah satu hal yang membuat saya terkesan adalah sarapan pagi yang ditawarkan, terutama laksa-nya yang kaya rasa dan berbeda dari yang biasa saya coba. Banyak hotel besar lain di Singapura memang tidak menyajikan laksa yang komplet seperti di sini, kuah laksa yang gurih berpadu dengan clear soup memberikan rasa yang segar dan menghangatkan pagi. Selain itu, toko merchandise di hotel ini juga sangat menarik karena memajang boneka bear sebagai maskot hotel. Boneka ini memakai berbagai macam seragam yang menggambarkan sejarah bangunan, seperti tukang pos, pelaut (sailor), hingga memakai baju tradisional congsam yang cantik. Saya membeli boneka bear dengan seragam kapten kapal sebagai oleh-oleh, sebuah kenang-kenangan yang unik dari kunjungan saya. Ketika menginap di hotel bersejarah seperti ini, rasanya seperti bernostalgia sekaligus belajar sejarah secara langsung. Hotel ini bukan sekadar tempat bermalam, melainkan juga sebuah pengalaman budaya yang mendalam. Jika Anda berencana ke Singapura, menginap di Hotel Fullerton SG bisa menjadi pilihan yang memuaskan, terutama bagi pecinta sejarah dan kuliner lokal. Jangan lupa nikmati laksa di sarapan dan mengintip toko merchandise untuk membawa pulang satu atau dua suvenir unik.