Jujur, setiap kali lewat gerai CHAGEE atau 霸王茶姬 di mall, yang pertama kali bikin aku nengok itu bukan menunya, tapi logonya. Bentuk dan warnanya cukup beda dari brand minuman lain, jadi lama-lama aku malah lebih ingat logo CHAGEE dibanding nama gerainya. Pertama kali sadar, warna yang dipakai di logo Chagee cenderung elegan dan kalem, bukan warna gonjreng yang biasanya dipakai brand minuman kekinian. Buat aku ini ngasih kesan kalau mereka mau tampil lebih premium dan fokus di kualitas teh. Tulisan "CHAGEE" yang simple juga bikin logonya gampang diingat, apalagi kalau sering lewat depan toko mereka. Yang menarik, di beberapa gerai aku lihat kombinasi tulisan CHAGEE dan aksara Cina 霸王茶姬. Dari situ aku mulai nebak-nebak sendiri maknanya. Kata "霸王" biasanya identik dengan sesuatu yang kuat atau unggul, sedangkan "茶" jelas teh, dan "姬" sering dikaitkan dengan sosok perempuan. Jadi, aku merasa branding mereka pengin nunjukin perpaduan teh berkualitas dengan image feminin yang anggun, tapi tetap kuat. Itu kerasa dari cara mereka menata toko dan pilih warna logo. Kalau dari sisi pengalaman pribadi, logo CHAGEE ini bantu banget buat orientasi. Misalnya lagi cari minuman di mall yang besar, aku tinggal nyari logo mereka dari kejauhan. Bentuknya yang konsisten di setiap cabang bikin gampang dikenali, mau di Indonesia atau lihat postingan dari negara lain di media sosial. Menurutku, fungsi logo CHAGEE bukan cuma sebagai identitas brand, tapi juga bikin orang penasaran. Awalnya aku cuma lihat logonya berkali-kali, baru kemudian kepo dan akhirnya nyobain minumannya. Jadi prosesnya kebalik: kenal logo dulu, baru coba produknya. Dari sudut pandang pengguna, ini contoh branding yang cukup berhasil. Kalau kamu juga sering lihat logo Chagee atau 霸王茶姬 dan penasaran, cobain perhatiin detailnya: kombinasi warna, font, dan aksara yang dipakai. Makin sering lihat, makin kerasa kalau desainnya memang dibuat supaya elegan, modern, tapi tetap punya sentuhan budaya Asia. Buat aku pribadi, itu yang bikin logo CHAGEE beda dan gampang nempel di ingatan.
2025/11/21 Diedit ke
