Khodarullah diawal tahun ini, aku mendapatkan ujian ibukku sakit, awalnya jatuh dikebun terus dsempat diterapi tp baru sehari malah jatuh karena nggak ada yang mengawasi, dan akhirnya dibawa ke RSUD, ternyata hasil ronsen nya syaraf kejepit, karena ibuk takut operasi jadinya mau terapi saja.

Nah yang jadi masalah ibuk itu sudah seminggu tidak bisa BAB, nyampe perutnya itu keras, lalu pas saya tanyakan bagian rekam medis, ternyata ada penyempitan akibat jatuh tsb, jadinya sampai sekarang belum boleh pulang.

Dan yang membuat aku sedih karena jauh tempatnya dengan aku, beda kota, jadi tidak bisa tiap hari jenguk apalagi punya bocil😭

#Hello2026

#PengalamanKu

1/25 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMengurus orang tua yang sedang sakit, apalagi yang mengalami kondisi serius seperti saraf kejepit dan gangguan pencernaan, memang membutuhkan ketelatenan dan kesabaran ekstra. Saya pernah mengalami situasi serupa ketika ibunda saya mengalami kecelakaan kecil di kebun yang berujung pada masalah kesehatan yang kompleks. Satu hal yang sangat saya pelajari adalah pentingnya dukungan fisik maupun emosional selama proses penyembuhan. Saraf kejepit bukan hanya menyebabkan rasa sakit fisik, tetapi juga membatasi mobilitas sehingga pasien bisa merasa frustrasi dan bahkan khawatir dengan kondisi yang dialaminya. Terlebih lagi, apabila terdapat komplikasi seperti sulit buang air besar selama seminggu, hal ini tentu memerlukan perhatian medis yang cepat agar tidak terjadi masalah serius lain. Karena ibu saya takut menjalani operasi, kami memilih terapi sebagai jalan pengobatan. Selama masa pemulihan tersebut, penting untuk menjalin komunikasi yang intens dengan pihak rumah sakit agar perkembangan kondisi ibu bisa terus diketahui. Meski jarak rumah dengan rumah sakit cukup jauh dan saya harus mengatur waktu agar tetap bisa menjenguk, pengaturan ini sangat membantu menjaga semangat beliau agar tetap positif. Dari pengalaman ini, saya juga menyarankan keluarga yang menghadapi situasi serupa untuk mencari informasi lengkap mengenai terapi alternatif serta perawatan pendukung yang dapat membantu mempercepat kesembuhan. Misalnya, fisioterapi khusus dan pola makan yang mendukung fungsi pencernaan agar masalah sulit buang air besar bisa teratasi dengan baik. Yang paling penting adalah selalu menjaga komunikasi dengan pasien agar mereka merasa tidak sendirian menghadapi masa sulit ini. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa dukungan keluarga sangat memengaruhi proses kesembuhan dan kestabilan psikologis pasien. Saya berharap cerita ini dapat menjadi pengingat dan motivasi bagi siapa saja yang sedang berjuang merawat orang terkasih di tengah keterbatasan jarak dan waktu.