how to sew scrunchie

2025/4/9 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAku sendiri mulai bikin scrunchie gara‑gara sayang lihat tumpukan baju bekas di lemari. Ada kaos lama, daster, sampai kemeja yang udah nggak kepakai tapi motifnya masih bagus. Akhirnya kepikiran buat dijadiin scrunchie, soalnya gampang, cepat, dan lumayan mengurangi sampah kain di rumah. Buat kamu yang mau coba DIY scrunchie dari baju bekas, pertama aku biasanya pilih bahan yang nggak terlalu tebal. Kaos, rayon, atau katun kemeja enak banget dipakai. Hindari bahan yang terlalu kaku karena scrunchie‑nya nanti kurang mengembang. Dari satu kaos lengan panjang, aku bisa dapat beberapa scrunchie sekaligus. Untuk ukuran, kurang lebih sama seperti yang aku pakai: panjang kain sekitar 40–45 cm (kalau mau lebih mengembang bisa sampai 50 cm) dan lebarnya sekitar 10–15 cm. Kalau kainnya dari baju bekas, aku potong bagian bawah baju atau lengan, lalu dirapikan jadi bentuk persegi panjang. Karetnya aku sesuaikan dengan pergelangan tangan, biasanya dipaskan dulu, jangan terlalu kencang biar nyaman dipakai. Teknik jahitnya mirip banget: kain dilipat memanjang, lalu dijahit bagian pinggirnya. Aku kadang pakai teknik “lipet kue” juga biar hasilnya rapi, yang penting saat jahit jangan sampai kena bagian dalam kain. Setelah itu, kain dibalik (bagian dalamnya dikeluarkan), terus masukkan karet ke dalam terowongan kain. Ujung karet aku sambung pakai jahitan zigzag supaya kuat dan nggak gampang putus. Bagian yang masih kebuka tinggal dijahit lagi, bisa pakai jahit tangan kalau nggak punya mesin. Hasilnya beneran cantik, dan serunya tiap scrunchie punya cerita sendiri karena berasal dari baju favorit yang sudah jarang dipakai. Kadang aku sengaja pisahin motif: yang bunga‑bunga buat dipakai sendiri, yang polos buat hadiah ke teman. Kalau kamu pemula, nggak apa‑apa kalau jahitannya belum rapi. Lama‑lama tangan jadi terbiasa. Menurutku, DIY scrunchie dari baju bekas ini cocok banget buat kamu yang mau hidup sederhana, hemat, tapi tetap suka tampil manis. Plus, lebih ramah lingkungan karena kita memanfaatkan kain sisa, bukan langsung beli baru. Cobain satu dulu, nanti pasti ketagihan bikin banyak.