pasang payet ala ivory butik
ini tips dari kak widi,,semoga bermanfaat🐰🐰
My One Thing
❤️Product Name:
🛒Where I got it:
👍Why I like it:
✍️How to use it:
💰Price:
⭐Rate:5/5
Di video ini aku fokus ke cara pasang payet mutiara simple ala Ivory di kebaya, khususnya yang bahannya brokat dan warnanya cream. Awal belajar aku juga bingung mulai dari mana, jadi aku tulis versi lengkapnya biar kalian yang pemula pun bisa ikut. Pertama, pilih dulu jenis payet mutiara. Untuk kebaya warna cream, aku biasanya pakai mutiara ukuran 3 mm dan 4 mm. Ukuran kecil bikin hasilnya lebih halus dan elegan, apalagi kalau kebayanya buat kondangan atau wisuda. Warna mutiaranya bisa putih susu, ivory, atau gold muda, sesuaikan sama tone kebaya kalian. Lalu soal benang, aku suka pakai benang nilon atau benang jahit yang warnanya senada dengan kebaya (cream atau nude). Yang penting jangan terlalu tebal biar jahitannya nggak kelihatan menonjol di brokat. Jarum yang dipakai juga jarum payet yang tipis, supaya gampang masuk ke sela-sela brokat. Cara pasangnya: seperti yang aku jelasin, selalu kunci dulu ujung benangnya dengan cara dibuletin dan dijahit beberapa kali di titik yang sama. Ini penting banget supaya payet nggak gampang lepas. Setelah itu baru masukin mutiara ke jarum, misalnya 3 butir sekaligus, lalu jahit ke kain dengan posisi menghadap ke atas membentuk bunga kecil. Untuk kebaya brokat, aku biasanya mengikuti motif brokatnya. Jadi payetnya nggak asal hambur, tapi seperti berpola mengikuti bentuk bunga atau sulur di brokat. Di bagian pinggir bunga brokat bisa pakai mutiara ukuran 3 mm, sedangkan di tengah bunga bisa pakai ukuran 4 mm biar kelihatan lebih menonjol. Kalau mau efek "payet hambur" tapi tetap rapi, aku kasih jarak yang sama antara satu titik payet dan yang lain, sekitar 1–2 cm. Di area yang pengen lebih mewah, misalnya bagian dada atau pergelangan tangan, jarak payetnya bisa dibuat lebih rapat. Satu hal yang jangan lupa: setiap selesai beberapa jahitan, selalu kunci lagi benangnya. Aku biasanya ngunci di bagian belakang kain dengan jahitan kecil-kecil bolak-balik, baru dipotong. Ini yang bikin payet lebih kuat dan nggak gampang brodol walaupun kebayanya sering dipakai. Untuk kebaya warna cream, hasil payet mutiara simple gini menurutku cocok banget buat tampilan yang manis dan elegan, nggak norak tapi tetap kelihatan mewah. Kalian bisa mulai di bagian kecil dulu, misalnya di ujung lengan, baru lanjut ke bagian lain kalau sudah mulai terbiasa. Kalau kalian mau, next aku bisa share juga cara atur pola payet untuk kebaya wisuda atau buat ibu-ibu kondangan, mulai dari desain simpel sampai yang lumayan ramai tapi masih kelihatan clean.










































