... Baca selengkapnyaPertama kali coba Shabu Hachi, aku langsung merasa ini tipe restoran all you can eat yang "worth it" kalau lagi pengin makan puas. Pilihan dagingnya banyak banget, dari sliced beef yang tipis-tipis sampai yang lebih berlemak buat yang suka juicy. Buat kamu yang belum pernah ke sini, sistemnya all you can eat per waktu tertentu (biasanya 90 menit–2 jam, tergantung paket), jadi mending datang dalam keadaan lapar.
Soal harga Shabu Hachi, menurutku masih cukup masuk akal dibanding beberapa restoran all you can eat lain. Biasanya mereka punya beberapa pilihan paket, misalnya paket reguler dan premium (dengan tambahan pilihan daging atau menu tertentu). Kisaran harga per orang umumnya di rentang seratus ribuan lebih per orang, tapi sering ada promo di hari-hari tertentu atau lewat aplikasi. Tipsku: selalu cek dulu media sosial atau aplikasi pemesanan, siapa tahu ada diskon.
Menu Shabu Hachi itu bukan cuma daging, tapi juga ada pilihan rebusan dan grill. Kamu bisa pilih mau fokus di shabu-shabu, grill, atau dua-duanya. Di bagian shabu, kuah favorit banyak orang itu original konbu karena rasanya ringan dan gurih, pas buat yang suka kuah bening. Ada juga kuah lain yang lebih strong buat kamu yang hobi rasa lebih nendang. Kalau aku biasanya mix: satu kuah original konbu, satu lagi kuah yang lebih berbumbu biar nggak bosan.
Untuk pilihan menu rebusan, kamu bisa ambil sayur-sayuran, jamur, tofu, fishcake, bakso, dan aneka seafood. Cara makannya santai: masukin dulu sayur dan bahan yang butuh waktu lebih lama, baru daging terakhir biar nggak overcooked. Di sisi grill, ada daging yang sudah dibumbui dan ada yang plain, jadi kamu bisa eksperimen dengan saus yang disediakan.
Kalau soal cabang, beberapa yang sering dibicarakan itu Shabu Hachi Lebak Bulus, Shabu Hachi Bogor, Shabu Hachi Bassura, dan Kuningan City. Pengalamanku, interior Shabu Hachi Bogor terasa cukup homey dan nyaman buat makan bareng keluarga, pencahayaannya hangat dan meja antar tamu nggak terlalu mepet. Cabang di mall seperti Bassura dan Kuningan City suasananya lebih ramai, tapi justru enak kalau ke sini bareng teman atau pasangan setelah belanja.
Selain makan di tempat, Shabu Hachi juga punya paket ready to eat atau menu RTE. Ini cocok banget kalau kamu pengin sensasi shabu-shabu di rumah. Biasanya mereka sudah siapkan daging yang di-sliced rapi, kuah (termasuk original konbu), plus beberapa bahan pendamping. Kamu tinggal panaskan kuah, masukkan topping, dan bisa makan ala Shabu Hachi sendiri di rumah. Menurutku ini membantu banget buat acara keluarga kecil atau kalau lagi mager keluar rumah.
Buat yang baru pertama kali datang, tips tambahan dariku:
- Datang lebih awal saat jam makan siang atau malam supaya nggak perlu antre lama.
- Langsung tentukan strategi makan: mau fokus daging, kuah, atau dessert, karena waktu makannya terbatas.
- Jangan lupa cobain dessert dan minuman yang tersedia, lumayan buat penutup setelah makan daging banyak.
Secara keseluruhan, Shabu Hachi itu cocok buat makan bareng keluarga, teman, sampai pasangan. Dari pilihan menu, kuah yang enak, sampai suasana interior di beberapa cabang seperti Bogor dan Lebak Bulus, menurutku masih sebanding sama harga yang dibayar. Kalau kamu sudah pernah coba cabang lain, boleh banget share pengalaman dan kuah favoritmu juga!