Cara Sholat Hajat, agar Doa kita cepat terkabul
Kita sebagai manusia selalu berbenah mulai dari sholat, Doa maupun perilaku, kita semua sama di mata sang pencipta tapi tidak ada salahnya selalu mengingatkan, karena kelak kita di akhirat yg menolong kita teman yg beriman. #Lemon8Club #Lemon8 #doamustajab #DoaHarian #sholatmalam
Aku mau share lebih lengkap tentang tata cara sholat hajat dan doa-doanya, karena waktu awal belajar aku juga sempat bingung: mulai dari niat, bacaan tiap rakaat, sampai kapan waktu pelaksanaan yang paling utama. Pertama soal niat sholat hajat. Niat bisa dibaca dalam hati dengan bahasa apa saja yang kita mengerti, tapi biasanya aku baca lafaz Arab seperti yang sering diajarkan: "Ushalli sunnatal hâjati rak'ataini lillâhi ta'âlâ." Artinya: "Aku niat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah Ta'ala." Niat cukup di dalam hati, dibarengi ucapan ini sebelum takbiratul ihram. Untuk tata cara sholat hajat, sama seperti sholat sunnah dua rakaat pada umumnya. Yang biasanya aku lakukan: 1. Wudhu dulu dengan tenang. 2. Lalu sholat dua rakaat. Rakaat pertama: - Baca Al-Fatihah. - Dilanjutkan dengan Ayat Kursi ("Allahu la ilaha illa huwa..." sampai akhir ayat). Aku pribadi merasa tenang banget kalau baca Ayat Kursi di rakaat pertama, seolah minta perlindungan penuh ke Allah. Rakaat kedua: - Baca Al-Fatihah. - Dilanjutkan surat Al-Ikhlas ("Qul huwallahu ahad..."). Surat pendek tapi pahalanya besar, jadi nyaman banget diamalkan di sholat hajat. Di setiap sujud, aku biasa menambah dzikir seperti yang ada di poster: membaca 10 kali: "Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim." Dzikir ini bikin hati lebih khusyuk, rasanya kayak benar-benar merendah di hadapan Allah. Setelah salam, aku lanjutkan dengan dzikir sebentar, istighfar, shalawat, lalu baru masuk ke doa sholat hajat agar cepat terkabul. Doa sholat hajat sebenarnya banyak versi, tapi intinya kita menyebutkan hajat kita dengan sungguh-sungguh. Biasanya aku awali dengan pujian kepada Allah, lalu shalawat, baru kemudian menyebutkan permintaan yang aku inginkan – misalnya urusan rezeki, jodoh, pekerjaan, atau masalah hati. Kuncinya tawadhu, merasa butuh banget sama pertolongan Allah. Untuk waktu pelaksanaan sholat hajat, aku pribadi lebih sering mengerjakannya di sepertiga malam terakhir, setelah sholat tahajud. Banyak yang bilang ini waktu mustajab doa. Tapi kalau memang sulit bangun malam, boleh juga dikerjakan kapan saja di waktu-waktu yang diperbolehkan sholat sunnah (bukan di waktu terlarang seperti setelah subuh sampai matahari naik dan setelah ashar sampai magrib). Setelah sholat hajat dan tahajud, jangan lupa lanjutkan dengan doa-doa lain yang kita hafal. Yang paling penting menurut pengalamanku: jaga terus sholat wajib 5 waktu, perbanyak dzikir dan sedekah. Karena sholat hajat ini seperti kita mengetuk pintu, tapi amal keseharian juga ikut menentukan seberapa cepat doa kita dikabulkan. Yang penting, tetap husnuzan sama Allah dan sabar menunggu jawaban-Nya.

















sholat hajat dilakukan waktu kapan saja ya??