... Baca selengkapnyaAku lahir dan besar di Indonesia, dan sekarang banyak berkarya di Jakarta. Sebagai musisi perempuan, perjalananku nggak selalu mulus. Dulu aku sering ragu sama diri sendiri: suara aku cukup bagus nggak, lagu yang kutulis ada yang mau dengerin nggak, dan sebagainya. Tapi justru dari momen-momen penuh keraguan itu aku mulai menyadari kalau musik bisa jadi tempatku menyembuhkan diri.
Aku mulai serius menulis lagu ketika lagi ada di masa sulit. Waktu itu banyak tekanan, stres, dan emosi campur aduk. Daripada kupendam sendiri, aku tuangkan semuanya ke dalam lirik dan melodi. Ternyata, setelah lagu itu jadi, aku merasa jauh lebih lega. Dari situ aku sadar, mungkin ada orang lain di luar sana yang juga butuh "ruang aman" untuk menumpahkan perasaan, dan musik bisa jadi jembatannya.
Di Jakarta, aku sering ketemu orang-orang dari berbagai latar belakang: pekerja kantoran yang kelelahan, pelajar yang lagi bingung sama masa depan, sampai teman-teman sesama seniman yang juga lagi mencari jati diri. Cerita-cerita mereka banyak menginspirasiku saat menulis. Aku pengin bikin lagu yang bisa kamu dengerin setelah hari yang berat, entah itu di KRL, di kamar sebelum tidur, atau sambil ngerjain tugas.
Sebagai penyanyi dan songwriter, aku suka bereksperimen dengan warna musik. Kadang aku bikin lagu yang pelan dan lembut untuk nemenin kamu nangis pelan-pelan, kadang juga sedikit lebih upbeat supaya kamu bisa ngerasa ada energi baru. Intinya, aku ingin kamu merasa nggak sendirian. Kalau kamu lagi capek secara mental atau emosional, aku pengin musikku bisa jadi teman curhat yang nggak menghakimi.
Banyak yang nanya aku, "genre kamu apa?" Sebenarnya aku lebih fokus ke perasaan daripada genre. Aku bikin musik yang menurutku jujur, apa adanya, dan dekat dengan keseharian. Lirik-lirikku biasanya pakai bahasa yang sederhana, kayak ngobrol sama teman sendiri. Buatku, kejujuran itu penting, karena di situlah proses healing sering dimulai.
Sebagai perempuan di dunia musik, aku juga pengin jadi contoh bahwa kita punya suara yang layak didengar. Nggak apa-apa kalau jalannya pelan, yang penting tulus. Kalau kamu juga lagi berproses di bidang apa pun, aku harap perjalanan karierku bisa ngasih sedikit semangat. Pelan-pelan aja, yang penting terus jalan.
Kalau suatu saat kamu menemukan laguku di platform musik atau media sosial, aku harap kamu bisa ngerasa lebih tenang setelah mendengarnya. Kalau kamu punya cerita yang ingin dibagi atau butuh lagu dengan tema tertentu, kamu juga boleh banget kasih masukan. Siapa tahu, pengalamanmu bisa jadi inspirasi lagu berikutnya.
Terima kasih sudah mau kenalan lewat tulisan ini. Semoga kita bisa terus sama-sama tumbuh dan sembuh lewat musik.