... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali lihat tomat ini tiba-tiba tumbuh sendiri di halaman, aku juga bingung ini jenis tomat apa. Awalnya cuma kelihatan seperti rumput merambat kecil, lama-lama batangnya mengarah ke atas dan muncul bunga kuning. Dari situ aku mulai perhatiin lagi bagian-bagian tanaman tomat supaya bisa bedain ini jenis apa dan cara ngerawatnya.
Kalau kamu juga nemu tanaman yang mirip tomat, coba cek dulu bagian-bagiannya. Pertama, dari akarnya: tomat biasanya punya akar serabut yang menyebar ke samping, bukan satu akar tunggang panjang seperti beberapa tanaman lain. Di atas tanah, ada batang utama yang sedikit berbulu dan kalau dipegang ada bau khas tomat. Dari batang ini keluar cabang-cabang kecil tempat daun dan buah nanti tumbuh.
Daun tomat bentuknya menyirip, berlekuk-lekuk, dan kalau diremas aromanya kuat. Ini sering jadi pembeda antara tomat dan rumput merambat biasa. Di sela-sela daun nanti muncul bunga kecil warna kuning. Nah, dari bunga inilah bakal jadi buah tomat. Di tanamanku, bunga kuning ini muncul bergerombol, lalu pelan-pelan berubah jadi buah hijau kecil.
Untuk buahnya sendiri, tomatku ini unik karena bentuknya tidak beraturan dan agak lonjong, tidak bulat sempurna seperti tomat sayur di pasar. Awalnya semua buah berwarna hijau, lalu pelan-pelan berubah oranye sebelum akhirnya memerah. Dari proses ini aku bisa lihat jelas kalau ini memang bagian dari tanaman tomat lengkap: ada batang, daun, bunga, dan buah yang berkembang.
Buat kamu yang penasaran jenis rumput merambat atau tanaman merambat yang sering muncul di halaman, coba perhatikan cara tumbuhnya. Beberapa jenis tomat juga bisa terlihat seperti merambat karena batangnya lemas dan butuh penopang. Bedanya, tomat akan punya bunga kuning dan buah yang jelas, sedangkan rumput merambat biasanya hanya daun dan batang saja, tanpa buah yang menyerupai tomat kuuu di foto.
Aku juga belajar sedikit soal bagian dalam buah tomat. Kalau dibelah, ada kulit luar yang tipis, daging buah yang agak berair, dan di tengah ada ruang berisi biji-biji kecil. Biji inilah yang bisa bikin tomat tumbuh sendiri di tanah, mungkin dari biji yang jatuh waktu aku masak atau buang sisa makanan. Jadi wajar banget kalau tiba-tiba muncul tanaman tomat liar di halaman rumah.
Sekarang tiap kali lihat tanaman aneh di pot atau di tanah, aku nggak langsung cabut. Biasanya aku tunggu dulu sampai kelihatan jelas bagian-bagian tanamannya: apakah ada bunga, bentuk daun seperti apa, dan apakah mirip dengan tanaman tomat atau cuma rumput merambat biasa. Dari pengalaman ini, aku jadi lebih peka sama tanaman di sekitar rumah dan seneng banget waktu sadar kalau "tanaman kuuu" yang tumbuh sendiri ternyata tomat juga, meski bentuknya lucu dan unik.