... Baca selengkapnyaAku tuh dulu kalau makan di rumah makan atau resto, selalu heran kenapa bumbu kecap bakaran mereka bisa seenak itu. Manis, gurih, sedikit smokey, dan wangi bawangnya tuh kerasa banget. Setelah beberapa kali coba otak-atik resep, akhirnya ketemu racikan bumbu kecap bakaran yang menurutku udah mendekati versi rumah makan.
Selain bahan utama seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, jahe, dan kunyit, aku biasanya tambahin sedikit gula aren atau gula merah biar manisnya lebih dalam dan warnanya makin cantik coklat gelap. Waktu menumis bumbu halus dengan sedikit minyak, jangan buru-buru ya; tumis sampai benar-benar harum dan matang, baru masukkan margarin. Margarin ini yang bikin bumbu makin gurih dan ada aroma khas "ala resto" gitu.
Untuk kecap manis, pilih yang kualitasnya bagus karena ini kunci dari rasa bumbu kecap bakaran. Aku biasanya pakai sekitar 3 sdm, lalu ditambah air 100 ml seperti di resep, tapi kalau mau buat olesan yang lebih kental, airnya bisa dikurangin sedikit. Kalau mau dipakai sebagai kuah celup bakaran, airnya bisa ditambah dan koreksi lagi rasa asin-manisnya.
Bumbu kecap bakaran ini serbaguna banget. Di rumah, aku pakai buat ayam bakar, ikan bakar, sate ayam, bahkan tahu tempe bakar. Triknya, sebelum dibakar di teflon atau grill, bahan proteinnya aku marinasi dulu dengan bumbu ini minimal 30 menit. Kalau sempat, simpan di kulkas semalaman, rasanya jauh lebih meresap.
Kalau lagi mager bakar-bakaran pakai arang, aku cukup pakai teflon anti lengket. Oles bumbu ke ayam atau ikan, panggang dengan api kecil sambil dioles-oles lagi sisa bumbu kecap bakarannya. Pelan-pelan bumbunya akan sedikit mengkaramel dan bikin ada efek gosong tipis yang wangi.
Satu lagi yang aku suka dari bumbu ini adalah bisa dibuat stok. Setelah dimasak sampai kecap dan airnya agak mengental, dinginkan, lalu simpan di wadah plastik atau kaca tertutup. Masukkan ke kulkas, dan bumbu bakaran siap pakai kapan saja. Biasanya sih tahan 1–2 minggu selama wadahnya bersih dan kering.
Kalau kamu suka rasa lebih pedas, tinggal tambahin cabai rawit saat menghaluskan bumbu. Atau kalau pengin versi lebih smoky, tambahin sedikit kecap asin plus perasan jeruk limau saat bumbu sudah matang. Kalau sudah nemu takaran favorit, kamu bisa punya "bumbu bakaran rumah makan" versi rumahan yang bisa dipakai kapan saja buat menu bakaran dadakan di rumah.