Suka & Duka punya adik ipar seumuran anakku 😭🫠

Hai lemonade🍋

Misi misi IRT 20+ mau cerita sedikit tentang #RealitaDiRumah. Aku punya adik ipar seumuran anakku. Yaah seumuran anakku, sebenernya terpaut umur 1,5 tahun tapi kelihatan seumuran. Cerita ini berawal dari tahun 2021 yang mana aku dan pacarku (sekarang suamiku) punya rencana untuk menikah. Di tahun 2021 aku dilamar suamiku tapi belum ada rencana kapan resepsi nikahannya. Pada saat itu aku dan suamiku sudah berandai2 jikalau nanti menikah dan punya anak pasti sangat senang sekali karena anakku akan jadi cucu pertama dari keluarga suami. Eh tapi... semua bayangan menjadi bubar saat tau ada kabar kalau camer hamil di umur yg tidak lagi muda, yaa beliau sudah berumur 45 tahun. Tapi qadarallah masih diberi kepercayaan. Dan di pertengahan tahun 2022 adik iparku lahir. Sedangkan pernikahanku diadakan pada akhir tahun 2022. Yaa seperti yg dibayangkan. Ibu mertua tidak bisa tampil di acara pernikahan karena adik ipar saat itu masih berusia 6 bulan dan saat itu juga sedang sakit dan rewel. Beliau tidak ada satu pun foto saat pernikahanku dan suami. Alhamdulillah saat itu aku dipercepat dititipkan momongan oleh Allah. Setelah 10an bulan aku menikah akhirnya aku melahirkan.

Banyak suka dan duka yg aku rasakan selama ini punya adik ipar yg seumuran anakku. Kenapa?? Pertama, karena aku tidak bebas saat ingin membelikan anakku mainan. Mungkin akan ada pertanyaan "kenapa tidak dibelikan sekalian??". Yaa alasannya karena ekonomi seseorang itu berbeda. Beli 2 mainan dengan harga mainan yg tidak murah akan menjadi pertimbangan aku dan suami. Kedua, parenting yg aku terapkan pada anakku dirusak adik iparku. Kenapa?? karena adik iparku dididik dengan cara keras dan sering dimarahi. Sedangkan anakku, aku ajarkan dengan sebisa mungkin aku soft spoken, tegas tapi tidak menjadikan dia tertekan, dan intinya berbeda dengan cara bumer mendidik. Ketiga, didikanku sering dirusak sama adik ipar. Kenapa?? Karena adik ipar selalu bebas melakukan hal2 yg menurutku tidak sopan. Seperti naik meja, berteriak keras2, ditegur tidak mendengarkan dan bahkan tidak takut saat ditegur jangan nakal dan banyak hal lagi. Hal seperti itu yg menjadikan anakku meniru disaat mereka bermain bersama. Ada rasa dongkol yg aku rasakan saat anakku menirukan hal2 aneh yg tidak wajar dan tidak sopan. Keempat, awalnya aku kira anakku akan jadi cucu kesayangan karena cucu pertama tapi ternyata tidak. Karena pakmer dan bumer lebih sibuk mengurus adik ipar daripada anakku. Beliau hampir tidak pernah mengajak bermain, atau sekedar menggendongpun tidak pernah padahal satu rumah. Tapi yaa begitulah takdir, apa yg dibayangkan seringkali berbeda dengan apa yg terjadi. Tapi gapapa semua itu aku jadikan pengalaman walaupun memang awalnya ada rasa tidak terima disaat adik ipar lahir.

Itu tadi adalh dukanya. Kalau untuk sukanya yaa anakku ada teman bermain di setiap harinya hehe😅😅

#LifeBingo #TanpaEdit #CurcolanIRT #BudeLemon8

2025/8/13 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku nggak pernah kebayang bakal punya adik ipar yang umurnya hampir sama dengan anakku sendiri. Kalau diceritain ke orang kadang mereka cuma ketawa, tapi di balik itu banyak banget perasaan campur aduk yang nggak kelihatan. Salah satu hal yang paling kerasa itu soal pembagian perhatian di rumah mertua. Waktu hamil dulu, aku sempat ngebayangin anakku bakal jadi cucu kesayangan karena cucu pertama. Ternyata realitanya beda jauh. Mertua lebih fokus ke adik ipar, mungkin karena masih merasa itu anak kandung mereka dan butuh perhatian ekstra. Kadang aku suka sedih kalau lihat anakku pengin diajak main sama nenek-kakeknya tapi malah ke-distract sama adik ipar. Pernah juga ada momen aku ngerasa nggak dianggap. Misal, aku lagi jelasin soal kebiasaan anakku atau cara aku didik dia, tapi komentarnya malah dibandingin sama cara mereka mendidik adik ipar. "Dulu kamu juga dibesarkan dengan cara keras dan baik-baik aja," kira-kira gitu kalimat yang sering keluar. Padahal aku penginnya memutus pola, mencoba parenting yang lebih lembut, soft spoken, nggak pakai teriakan atau bentakan. Di situ aku belajar banget buat tegas sama prinsipku, tapi tetap jaga adab ke orang tua dan mertua. Masalah lain datang dari komentar tetangga atau keluarga besar. Karena mereka lihat ada dua anak kecil yang kelihatan sebaya, pasti muncul pertanyaan kayak, "Ini adiknya atau tantenya?", "Kok bisa sih punya adik ipar seumuran anak?" dan lain-lain. Awal-awal aku risih, tapi lama-lama aku belajar buat jawab dengan santai sambil bercanda, biar nggak bawa perasaan terus. Dari sisi ekonomi pun kerasa. Setiap mau beli mainan, baju, atau snack untuk anakku, aku otomatis kepikiran adik ipar. Kalau cuma beliin satu, takutnya kelihatan pilih kasih. Tapi kalau beliin dua sekaligus, dompet ikut menjerit. Solusinya, aku sering jelasin pelan-pelan ke anakku soal berbagi dan prioritas. Kadang aku juga cari mainan yang bisa dipakai bareng, kayak puzzle, balok susun, atau mainan edukasi yang bisa dinikmati dua-duanya. Yang paling menantang itu saat adik ipar menunjukkan perilaku yang menurutku kurang sopan, kayak naik meja, teriak-teriak, atau lempar barang. Anakku otomatis meniru karena mereka tiap hari main bareng. Di sini aku bener-bener belajar bedain mana yang masih bisa ditoleransi dan mana yang harus diluruskan. Biasanya kalau anakku mulai ikut-ikutan, aku ajak dia ke samping, aku peluk, lalu pelan-pelan aku jelasin kenapa tingkah itu nggak baik, tanpa menjatuhkan adik ipar. Walaupun banyak dukanya, aku juga nggak munafik kalau ada banyak sukanya. Rumah jadi rame, anakku nggak kesepian, selalu ada teman main yang umurnya nggak jauh beda. Kadang mereka ketawa bareng, bikin rumah berasa lebih hidup. Dari situ aku sadar, setiap cerita adik ipar atau keluarga punya warna masing-masing. Tugas kita cuma belajar menerima, adaptasi, dan tetap jaga kewarasan sambil pegang nilai yang menurut kita baik untuk anak sendiri.

Posting terkait

Gambar menampilkan Fitri Salhuteru dengan rambut terikat, mengenakan jaket cokelat, di depan dinding terang. Teks putih di bagian bawah berbunyi 'Kabar Duka Fitri Salhuteru di Tengah Konflik dengan Nikita Mirzani', merujuk pada berita meninggalnya ibunya.
Kabar Duka Fitri Salhuteru di Tengah Konflik dengan Nikita Mirzani
Kabar duka datang dari influencer dan pengusaha Fitri Salhuteru, yang dikenal sebagai sahabat Dhena Devanka. Di tengah konflik terbukanya dengan Nikita Mirzani, Fitri harus menerima kenyataan pahit — ibunda tercinta, Rita Hendrawati, meninggal dunia pada Sabtu, 8 November 2025. Kabar meninggalny
Lambe Kulikoper

Lambe Kulikoper

69 suka

Seorang wanita berhijab memegang ponsel dengan logo Lemon8, di sampingnya terdapat tangkapan layar postingan Lemon8. Teks besar di bawahnya bertuliskan "KONTEN BIKIN BANGGA RECAP NGONTENT DELEMON8 2025 LIKE 1 JADI 30.000".
Dua tangkapan layar postingan Lemon8 dengan teks yang menjelaskan perjalanan dari postingan awal dengan 1 like dan 300 view menjadi postingan dengan 3000 like dan 30.000 view lebih, menunjukkan peningkatan interaksi.
Perbandingan dua bagian: "From This" menampilkan tiga postingan awal dengan interaksi rendah, dan "To This" menampilkan dua postingan dengan interaksi tinggi, menunjukkan evolusi konten dan popularitas.
SUKA DUKA CREATOR BISA VIRAL 2025 ⚡️ ✅CARANYA ➡️
Hay guys gimana 2025 ngonten kali ini ?? kalo aku sih dah nemuin ya dengan passion aku Tapi kalau boleh mundur Aku sama seperti pemula..Pernah kontenku Hanya 1 Like itupun aku sendiri yg ngelike 😆🤣Padahal yg nonton 300san kamu itu itu tandanya Orang tdk suka kontenku 😆🤣dari beratus kotenku itu
Yasa Star

Yasa Star

51 suka

Gambar ini menampilkan judul "SUKA DUKA JADI PEREMPUAN HARUS PANDAI JAGA RAHIM" dan "HATI HATI!! TANDA TANDA RAHIM DIGANGGU JIN NO 3 PALING TAKUT", dengan ilustrasi rahim sedih dan setan merah di atas sajadah.
Gambar ini menunjukkan poin pertama, "NYERI HEBAT DI PERUT BAWAH ATAU PINGGANG", dengan deskripsi rasa sakit seperti ditusuk, panas, atau berat, terutama saat haid, di latar belakang seorang wanita berhoodie.
Gambar ini menjelaskan poin kedua, "GANGGUAN EMOSIONAL BERLEBIHAN", seperti tiba-tiba sedih, marah, malas, atau murung tanpa alasan, dengan latar belakang seorang wanita berhijab duduk di luar.
SUKA DUKA JADI PEREMPUAN HARUS PANDAI JAGA RAHIM🥺
Cara Menjaga & Mengobati Rahim dari Gangguan Jin : 1. Menjaga diri dengan ibadah Rutin shalat tepat waktu. Banyak membaca dzikir pagi & petang (al-Ma’tsurat, ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas). Menutup aurat & menjaga pandangan. 2. Amalan khusus untuk perlindungan rahim M
meyuliantii98

meyuliantii98

15 suka

Kaka ipar seumuran!
apa suka duka punya ipar seumuran ? 😂 #RamadhanGuide #BeautyUntukPemula #MomenBerharga #PengalamanKu #MauTanya
AnggiDwiRus21

AnggiDwiRus21

1 suka

Gambar sampul menunjukkan seorang wanita tersenyum dengan latar belakang foto masa kecilnya, logo LYNK, dan teks "suka duka jadi freelance lewat jalur LYNK".
Seorang wanita berambut panjang mengenakan kaus bergaris ungu, dengan gelembung teks "Suka >>" dan emoji mengedip, menandakan bagian positif dari pengalaman.
Tampilan layar ponsel LYNK.ID dengan produk digital dan teks "gampang buat join", menjelaskan cara mudah bergabung hanya dengan email, nomor telepon, dan rekening bank.
Suka Duka berkarir di LYNK. ID✨
Hellooo sweetie!!! 🍋 Aku mau share nih ke kalian gimana suka dukanya aku selama jadi #WanitaKarir lewat online di LYNK. ID. Tapi kayaknya lebih banyak sukanya dehh🥰 So dibaca per slide yaaa🥰🥰 #HelloLemon8 #HarusGimana
Eka Julia

Eka Julia

48 suka

Sampul buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' oleh dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ, dengan ilustrasi pria mencuci piring dan kucing. Terdapat tulisan 'Book Review' dan kata kunci 'self-help', 'grief', 'mental health', 'heartbreaking'.
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' dengan sampul bergambar pria mencuci piring dan kucing, diletakkan di samping tas kanvas, daun hijau, bunga, dan patung dada putih.
Halaman 147 dari buku terbuka dengan beberapa paragraf teks berbahasa Indonesia yang disorot, diapit oleh daun hijau dan bunga artifisial.
Book Review | Memahami apa arti duka sesungguhnya❤️‍🩹
✨📖Book Review – Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring oleh Andreas Kurniawan❤️‍🩹🍽️ Halo semuaa~ Buku ini udah ada di wishlist aku dari tahun lalu, dan akhirnya bulan kemarin aku berhasil bawa pulang dia… lengkap sama buku keduanya juga! 😭💗 Buku ini ngebahas tentang seorang d
slideflippingpg

slideflippingpg

112 suka

suka duka
begitulah hidup, semuanya layak dirayakan dan disyukuri
Nusantarian Vibes

Nusantarian Vibes

30 suka

SUKA DUKA SERUMAH DENGAN MERTUA DAN IPAR 🐱
Haii lemonerss!!!! Aku mau berbagi cerita aja sih, untuk kenangan saja ketika aku udah berubah mindset lebih bagus atau di keadaan yang berbeda. karena Allah Maha membolak balikkan hati ya guys. Kebetulan aku merantau jauh dari orang tua dan keluargaku, aku merantau ikut keluarga suami dan
Suci Puspitasar

Suci Puspitasar

1 suka

Tiga wanita berhijab duduk di meja dengan set teh, dikelilingi rak berisi cangkir. Teks di atas berbunyi: 'Seandainya Aku Bukan Anak Pertama...'
Empat wanita berhijab berpose di luar ruangan di depan tenda dan mobil. Teks di atas mengungkapkan keinginan untuk memiliki kakak atau abang.
Bagian atas menampilkan menu makanan. Bagian bawah menunjukkan dua wanita berhijab berswafoto di depan blender. Teks menyatakan beban anak pertama lebih besar.
Suka Duka Gen Z Jadi Anak Pertama 🤗😘✨‼️
Hai Lemonade ✨ Ada yang pernah berada di posisi anak pertama ini gak? Kadang aku mikir, kalau aku bukan anak pertama mungkin hidupku bakal lebih ringan. Tapi nyatanya, jadi anak pertama itu emang penuh tanggung jawab. Ada beban, tapi juga ada pelajaran berharga yang bikin aku tumbuh lebih
Pah 🎀 🦢𐙚˚.ᡣ𐭩

Pah 🎀 🦢𐙚˚.ᡣ𐭩

21 suka

Suka duka buka toko kelontong
#MauTanya #PengalamanKu
Mama Syaa🌼

Mama Syaa🌼

18 suka

Lihat lainnya